Langsung ke konten
Senin, 24 Agustus 2026
Headline Relik Dmitry Donskoy Ditemukan Utuh di Kremlin, Putin Tinjau Makam
Daerah

Cegah Hoaks, Kodim 0833 Kota Malang Bekali Prajurit Literasi Media Sosial

Merespons hal tersebut, Kodim 0833/Kota Malang menggelar sosialisasi literasi bermedia sosial bagi seluruh anggotanya pada Senin (24/8/2026).

Sejumlah prajurit Kodim 0833/Kota Malang tampak mempraktikkan langsung arahan literasi digital melalui gawai pintar mereka usai sosialisasi pencegahan hoaks dan penggunaan medsos bijak.

Sejumlah prajurit Kodim 0833/Kota Malang tampak mempraktikkan langsung arahan literasi digital melalui gawai pintar mereka usai sosialisasi pencegahan hoaks dan penggunaan medsos bijak. (Foto: Tim Babinsa, Istimewa)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Era digital menuntut setiap individu, tak terkecuali prajurit TNI, untuk adaptif sekaligus mawas diri. Merespons hal tersebut, Kodim 0833/Kota Malang menggelar sosialisasi literasi bermedia sosial bagi seluruh anggotanya pada Senin (24/8/2026).

Langkah proaktif ini diambil untuk mengedukasi prajurit agar lebih bijak, santun, dan bertanggung jawab di ruang digital. Fokus utamanya adalah membentengi prajurit dari bahaya laten penyebaran hoaks, fitnah, ujaran kebencian, hingga informasi bernada provokatif, terutama saat mereka terjun langsung ke wilayah binaan.

Ws. Pasi Intel Kodim 0833, Kapten Inf Rizal Pelu, dalam sosialisasinya menekankan betapa cepatnya sebuah informasi menyebar di media sosial. Ia mewanti-wanti seluruh anggota untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya.

Baca juga: Wasbang, Kowad Kodim 0833 Wujudkan Generasi Disiplin dan Cinta Tanah Air

Baca juga: Semarak HUT RI ke-81, Kodim 0833 Kota Malang Gelar Lomba Kemerdekaan Penuh Kekeluargaan

"Bijak bermedia sosial bukan berarti membatasi diri untuk berkomunikasi. Justru kita harus bisa memanfaatkan ruang digital ini untuk hal-hal yang positif dan membangun. Kuncinya satu: saring sebelum sharing," tegas Kapten Inf Rizal Pelu.

Para prajurit juga dibekali pemahaman untuk menghindari perdebatan nirfaedah di internet dan dilarang keras ikut mendistribusikan konten negatif. Sebaliknya, prajurit didorong untuk menjadikan media sosial sebagai jembatan komunikasi yang humanis dengan masyarakat, sekaligus etalase untuk mempublikasikan berbagai kegiatan positif TNI di lapangan.

Melalui pembekalan ini, diharapkan setiap personel Kodim 0833 Kota Malang mampu menjadi agen pengguna internet cerdas yang tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjaga marwah keluarga, rekan sejawat, dan institusi TNI secara keseluruhan.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.