MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Memasuki Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tidak ingin memulai perkuliahan hanya dengan kesiapan administratif. Persiapan pembelajaran dimatangkan sejak tahap perencanaan melalui sosialisasi akademik dan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang diarahkan untuk memastikan proses belajar berlangsung terukur, relevan, dan selaras dengan standar akademik.
Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan Pengembangan Akademik: Sosialisasi Awal Perkuliahan dan Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung di Aula Gedung Rektorat Lantai 5, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan diikuti unsur pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, Kepala Bagian Tata Usaha, dosen pengampu mata kuliah, serta tenaga kependidikan FITK. Keterlibatan lintas unsur tersebut menjadi bagian dari upaya menyamakan persepsi sekaligus memastikan kesiapan akademik sebelum perkuliahan resmi dimulai.
Bagi FITK, awal semester bukan sekadar pergantian jadwal perkuliahan. Tahap tersebut menjadi momentum untuk memastikan arah pembelajaran, perangkat akademik, dan koordinasi antarprogram studi telah disiapkan secara matang.
Penguatan dari Dekan dan Pimpinan Universitas
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars FITK. Selanjutnya, Dekan FITK Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A., memberikan sambutan sekaligus penguatan kepada seluruh peserta menjelang dimulainya semester baru.
Dalam konteks tersebut, perencanaan pembelajaran ditempatkan sebagai salah satu fondasi penting dalam menjaga kualitas proses pendidikan. Dosen tidak hanya dituntut menguasai substansi keilmuan, tetapi juga perlu mampu menerjemahkannya ke dalam rancangan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa, perkembangan ilmu pengetahuan, dan tuntutan pendidikan masa kini.
Penguatan akademik kemudian dilanjutkan melalui pengarahan pimpinan universitas. Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, M.Si., pada kesempatan tersebut diwakili Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, S.Ag., M.Ag.
Pengarahan tersebut memberikan perspektif yang lebih luas mengenai posisi mutu akademik dalam pengembangan institusi. Fakultas dan program studi didorong untuk terus membangun budaya akademik yang profesional, dinamis, serta mampu merespons perubahan dalam dunia pendidikan dan kebutuhan masyarakat.
Penyusunan RPS FITK UIN Malang lewat Aplikasi Empatik
Salah satu agenda utama kegiatan adalah penyusunan dan penyempurnaan RPS melalui aplikasi Empatik. Para dosen pengampu mata kuliah diarahkan membawa laptop agar proses penyusunan dapat dilakukan secara langsung dalam forum.
Pemanfaatan aplikasi tersebut menjadi bagian dari transformasi tata kelola akademik berbasis digital di FITK. Dengan sistem yang terdokumentasi dan terintegrasi, proses perencanaan pembelajaran diharapkan menjadi lebih sistematis sekaligus memudahkan koordinasi dan pemantauan pada tingkat program studi maupun fakultas.
Namun, penyusunan RPS dalam kegiatan tersebut tidak ditempatkan semata sebagai pemenuhan administrasi akademik. RPS diposisikan sebagai peta jalan pembelajaran yang menghubungkan capaian pembelajaran, materi, strategi pembelajaran, aktivitas mahasiswa, hingga metode asesmen dalam satu desain yang utuh.
Melalui penyusunan dalam rumpun keilmuan, dosen juga dapat memastikan kesinambungan antarmata kuliah. Langkah ini penting untuk menghindari tumpang tindih materi, memperjelas kontribusi setiap mata kuliah terhadap capaian pembelajaran lulusan, serta memperkuat keterkaitan antara proses pembelajaran dengan kompetensi yang dibutuhkan mahasiswa.
Tindak Lanjut di Tingkat Program Studi
Setelah penyusunan RPS, agenda dilanjutkan dengan rapat internal pada masing-masing program studi. Forum tersebut menjadi ruang tindak lanjut untuk memastikan hasil sosialisasi dapat diterjemahkan sesuai karakteristik keilmuan masing-masing prodi.
Koordinasi internal mencakup kesiapan dosen, mata kuliah, jadwal, perangkat pembelajaran, hingga berbagai kebutuhan akademik lainnya. Dengan demikian, kesiapan semester tidak berhenti pada penyusunan dokumen, tetapi berlanjut pada konsolidasi teknis di tingkat program studi.
Rangkaian persiapan tersebut memperlihatkan bahwa FITK berupaya menempatkan mutu pembelajaran sejak hulu. Sebelum mahasiswa memasuki ruang kuliah, desain pembelajaran terlebih dahulu dipastikan memiliki arah, capaian, strategi, dan evaluasi yang jelas.
Sinergi antara pimpinan fakultas, program studi, dosen, dan tenaga kependidikan menjadi elemen penting dalam proses tersebut. Sementara itu, pemanfaatan Empatik memperkuat arah digitalisasi tata kelola akademik sehingga perencanaan pembelajaran dapat dilakukan secara lebih terstruktur, terdokumentasi, dan terintegrasi.
Mutu Dimulai Sejak Pembelajaran Dirancang
Melalui Pengembangan Akademik dan Penyusunan RPS Semester Gasal 2026/2027, FITK UIN Malang menegaskan bahwa kualitas perkuliahan tidak dimulai ketika dosen memasuki ruang kelas. Mutu dimulai sejak pembelajaran dirancang.
Dengan fondasi perencanaan yang semakin terukur, kolaboratif, dan berbasis teknologi, FITK terus membangun budaya akademik yang adaptif terhadap perubahan sekaligus tetap berorientasi pada capaian pembelajaran dan kebutuhan mahasiswa.



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.