JOMBANG | JATIMSATUNEWS.COM: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 25 UPN “Veteran”Jawa Timur bekerja sama dengan Desa Mundusewu, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang mengadakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan bagi pelaku UMKM pada tanggal 16 Juli 2026 dan 23 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan membantu pelaku UMKM meningkatkankualitas usaha sekaligus mengenalkan pemanfaatan teknologi digital dalam mengembangkanproduk.Kegiatan yang diadakan oleh kelompok KKN 25 dihadiri oleh pelaku UMKM darienam dusun di Desa Mundusewu.
Kegiatan dibagi menjadi dua tahap, yaitu sosialisasi danpelatihan. Melalui dua kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh materi, tetapi jugapraktik secara langsung sehingga ilmu yang diberikan dapat diterapkan dalam usaha pelakuUMKM.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada hari Kamis, 16 Juli 2026, dan dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM dari enam dusun di Desa Mundusewu, perangkat desa, narasumber, dan mahasiswa KKN 25 UPN “Veteran” Jawa Timur. Materi yang disampaikan meliputi peningkatan nilai jual produk, branding dan kemasan, strategi promosimelalui WhatsApp, Facebook, Instagram, TikTok, dan marketplace, pentingnya pelayanan pelanggan, serta pengenalan QRIS dan Nomor Induk Berusaha (NIB). Melalui materi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya menjaga kualitas produk, membangun identitas usaha, dan memanfaatkan media digital untuk memperluas pemasaran.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi, pada hari Kamis, 23 Juli 2026, dilaksanakan kegiatan Pelatihan Pengembangan Produk dan Branding UMKM yang dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM dari enam dusun di Desa Mundusewu, perangkat desa, narasumber, dan mahasiswa KKN 25 UPN “Veteran” Jawa Timur. Materi yang diberikan meliputi manfaat dan cara pembuatan Online Shop, QRIS, Nomor Induk Berusaha(NIB), serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI).
Dalam sesi materi Online Shop, peserta diperkenalkan cara memanfaatkan aplikasi Shopeesebagai media pemasaran digital. Materi yang diberikan berupa langkah-langkah pembuatantoko online. Selanjutnya, pada materi Artificial Intelligence (AI), peserta diperkenalkan caramenggunakan ChatGPT dan Gemini untuk membantu mengembangkan produk UMKM,mulai dari merancang konsep logo sesuai dengan karakter produk dan memperbaiki fotografiproduk.

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai pembuatan QRIS melalui GoPayMerchant sebagai metode pembayaran digital yang dapat mempermudah proses transaksi.Selanjutnya, peserta memperoleh materi mengenai Nomor Induk Berusaha (NIB), mulai darimanfaatnya sebagai legalitas usaha hingga tata cara pendaftarannya, sehingga pelaku UMKM diharapkan dapat mengurus perizinan usahanya secara mandiri.
Kegiatan pelatihan juga dilengkapi dengan demonstrasi pembuatan logo menggunakanArtificial Intelligence (AI) dan fotografi produk. Setelah penyampaian materi, peserta diajakmempraktikkan secara langsung cara membuat logo sederhana sesuai identitas usahamasing-masing serta teknik mengambil foto produk yang menarik untuk digunakan sebagaimedia promosi di marketplace maupun media sosial.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Hal tersebutterlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta semangat peserta saat mengikutipraktik. Beberapa pelaku UMKM juga langsung mencoba membuat logo produk UMKM dengan bantuan AI, dan mempraktikkan teknik fotografi produk.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN 25 UPN “Veteran” Jawa Timur bersama Desa Mundusewu berharap ilmu yang telah diberikan dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya. Dengan memanfaatkan marketplace, teknologi AI,pembayaran digital melalui QRIS, serta memiliki legalitas usaha melalui NIB, diharapkanUMKM di Desa Mundusewu semakin berkembang, mampu menjangkau pasar yang lebihluas, dan siap bersaing di era digital. Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antaraMahasiswa KKN 25 UPN “Veteran” Jawa Timur dan masyarakat Desa Mundusewu, dalammendukung pengembangan UMKM serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

