Langsung ke konten
Sabtu, 15 Agustus 2026
Headline KAI Daop 7 Madiun Tambah Kapasitas Rangkaian, Akomodir Lonjakan Penumpang Libur Panjang HUT ke-81 RI
Nasional

Mahasiswa KKN Kelompok 25 UPN “Veteran” Jawa Timur Dorong Kepedulian Lingkungan melalui Sosialisasi Bank Sampah dan Pengadaan Tempat Sampah Terpilah di Desa Mundusewu

Pelaksanaan Sosialisasi Bank Sampah dan penyerahan fasilitas Bank Sampah di Aula Soenarjo, Desa Mundusewu sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan sampah yang lebih tertata dan berkelanjutan.

JOMBANG | JATIMSATUNEWS.COM: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 25 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur melaksanakan program kerja bertema pengelolaan sampah melalui kegiatan Sosialisasi Bank Sampah yang disertai dengan pengadaan tempat sampah terpilah organik dan anorganik di Desa Mundusewu, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan untuk mewujudkan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Soenarjo Desa Mundusewu pada Selasa, 4 Agustus 2026 ini dihadiri oleh perangkat desa dan RT/RW Desa Mundusewu. Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya melalui kebiasaan memilah sampah berdasarkan jenisnya. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan konsep Bank Sampah sebagai salah satu alternatif pengelolaan sampah yang tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi apabila dikelola secara berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan sambutan dari perwakilan Pemerintah Desa Mundusewu serta Koordinator Mahasiswa KKN Kelompok 25 UPN “Veteran” Jawa Timur. Memasuki sesi inti, mahasiswa menyampaikan materi mengenai jenis-jenis sampah, pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik, serta mekanisme pengelolaan Bank Sampah. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami langkah-langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran tempat sampah terpilah ini menjadi langkah awal dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata di lingkungan Desa Mundusewu.

Pada sambutannya, Koordinator Mahasiswa KKN Kelompok 25 UPN “Veteran” Jawa Timur menyampaikan harapannya agar program yang dilaksanakan tidak hanya menjadi kegiatan sosialisasi semata, tetapi juga mampu mendorong perubahan pola pikir masyarakat dalam memandang sampah.

“Melalui program ini, kami berharap masyarakat tidak lagi memandang sampah sebagai barang yang tidak bernilai, tetapi sebagai sumber daya yang dapat dikelola sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan maupun nilai ekonomi,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Mundusewu menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN dalam mendukung upaya pengelolaan sampah di desa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN UPN “Veteran” Jawa Timur atas program yang telah dilaksanakan. Desa memang memiliki rencana untuk membentuk bank sampah sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengelolaan sampah. Semoga bantuan yang diberikan hari ini dapat menjadi awal yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat Desa Mundusewu,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, mahasiswa KKN Kelompok 25 menyerahkan bank sampah kepada Pemerintah Desa Mundusewu. Penyerahan fasilitas tersebut diharapkan pengelolaan sampah di Desa Mundusewu dapat berjalan lebih tertata dan berkelanjutan. Selain itu, keberadaan bank sampah diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk membiasakan memilah sampah sebelum dilakukan proses pengolahan maupun penyetoran ke Bank Sampah.

Penyerahan fasilitas bank sampah secara simbolis oleh Koordinator Mahasiswa KKN Kelompok 25 UPN “Veteran” Jawa Timur kepada Desa Mundusewu.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Kelompok 25 UPN “Veteran” Jawa Timur berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah melalui bank sampah serta dapat menerapkan kebiasaan memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi mengenai Bank Sampah yang didukung dengan penyediaan tempat sampah terpilah, diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan baru dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan nilai guna sampah melalui pengelolaan yang lebih bertanggung jawab. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan Desa Mundusewu yang bersih, sehat, serta memiliki sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.Untuk memberikan gambaran lebih lanjut mengenai pelaksanaan kegiatan tersebut, dokumentasi foto dan video telah disediakan dan dapat diakses melalui tautan berikut.

https://www.instagram.com/p/DbooF4Dks_2/?igsh=MTB3djJtZWhuYTZr