Langsung ke konten
Rabu, 7 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Dua Mahasiswa Tadris Matematika UIN Malang Tembus Youth Economic Leadership Program 2026

Dua mahasiswa Program Studi Tadris Matematika (TM) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terpilih sebagai Official Delegates Youth Economic Leadership Program (YELP) 2026

Pamflet ucapan selamat

Pamflet ucapan selamat (Foto: Humas FTIK UIN Malang)

Dua mahasiswa Program Studi Tadris Matematika (TM) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terpilih sebagai Official Delegates Youth Economic Leadership Program (YELP) 2026 yang diselenggarakan BI Institute di Yogyakarta.

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Dua mahasiswa Program Studi Tadris Matematika (TM) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Yustika Berlian Cindy Aprillia dan Mailany Nuril Izzah, terpilih sebagai Official Delegates Youth Economic Leadership Program (YELP) 2026 yang diselenggarakan BI Institute di Yogyakarta.

Keduanya mengikuti program tersebut pada 29 September–1 Oktober 2026, bersama generasi muda dari berbagai latar belakang untuk mengikuti rangkaian pembelajaran dan pengembangan kapasitas di bidang kepemimpinan dan ekonomi.

Baca juga: Mahasiswa Tadris Matematika UIN Malang Terpilih sebagai Google Student Ambassador

Baca juga: Tadris Matematika UIN Malang Buka Ruang Suara Mahasiswa, Evaluasi Perkuliahan hingga Kebutuhan Akademik

Keterlibatan dua mahasiswa Tadris Matematika dalam program tersebut menarik karena membawa latar belakang keilmuan pendidikan matematika ke ruang yang lebih luas. Selama perkuliahan, keduanya dibekali kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, dan pemecahan masalah yang juga relevan dengan kebutuhan kepemimpinan serta pengambilan keputusan.

YELP 2026 menjadi ruang bagi Yustika dan Mailany untuk memperluas perspektif di luar bidang studi yang mereka tekuni. Interaksi dengan peserta dari berbagai latar belakang memberi kesempatan bagi keduanya untuk melihat persoalan ekonomi dan kepemimpinan dari sudut pandang yang lebih beragam.

Bagi mahasiswa kependidikan, pengalaman tersebut juga memperlihatkan bahwa kompetensi seorang calon pendidik tidak berhenti pada penguasaan materi pembelajaran. Wawasan mengenai ekonomi, masyarakat, teknologi, kepemimpinan, serta kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi turut menjadi bekal ketika mahasiswa nantinya terjun ke tengah masyarakat.

Iklan

Latar belakang matematika bahkan memiliki keterkaitan dengan kebutuhan tersebut. Kemampuan membaca data, mengidentifikasi pola, menganalisis persoalan, dan menarik kesimpulan secara sistematis merupakan keterampilan yang dapat digunakan dalam berbagai bidang, termasuk dalam memahami persoalan ekonomi dan pengambilan keputusan.

Keikutsertaan Yustika dan Mailany sekaligus memperluas pengalaman mahasiswa Tadris Matematika dalam forum pengembangan kepemimpinan. Bagi keduanya, YELP 2026 menjadi kesempatan untuk membangun jejaring sekaligus menguji kemampuan beradaptasi dalam lingkungan belajar yang mempertemukan anak muda dengan beragam perspektif.

Capaian tersebut menambah daftar ruang aktualisasi yang diikuti mahasiswa FTIK UIN Malang. Selain kegiatan akademik di kampus, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan kapasitas melalui program nasional yang mempertemukan mereka dengan isu dan komunitas yang lebih luas.

Dari Yogyakarta, Yustika dan Mailany membawa pengalaman baru yang dapat menjadi bagian dari perjalanan akademik mereka. Keterlibatan dalam YELP 2026 juga menjadi catatan bahwa mahasiswa Tadris Matematika dapat mengambil peran dalam berbagai bidang, termasuk ketika ruang tersebut berada di luar disiplin ilmu yang mereka pelajari secara langsung.

Sumber: ftik.uin-malang.ac.id

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.