Salsabila Nadiah, mahasiswa Program Studi Tadris Matematika (TM) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, terpilih sebagai Google Student Ambassador (GSA) Batch 2 yang diselenggarakan oleh Google Indonesia.
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Salsabila Nadiah, mahasiswa Program Studi Tadris Matematika (TM) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, terpilih sebagai Google Student Ambassador (GSA) Batch 2 yang diselenggarakan oleh Google Indonesia.
Keterpilihan tersebut membuka ruang bagi Salsabila untuk terlibat dalam ekosistem teknologi sekaligus memperluas pengalaman dan jejaring di luar lingkungan akademik. Dari bangku perkuliahan Tadris Matematika, ia kini mendapat kesempatan mengambil peran sebagai student ambassador dalam program yang berkaitan dengan perkembangan teknologi digital.
Baca juga: Fahmi Daud: Mahasiswa UMM Lolos Program Google Student Ambassador, Kalahkan Puluhan Ribu Pesaing
Bagi mahasiswa Tadris Matematika, pengalaman tersebut memiliki relevansi dengan kompetensi yang selama ini dikembangkan di bangku kuliah. Kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, dan pemecahan masalah merupakan bagian dari karakter keilmuan matematika yang juga dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan teknologi.
Keterpilihan Salsabila juga menunjukkan semakin terbukanya ruang aktualisasi mahasiswa pendidikan di luar bidang akademik konvensional. Mahasiswa calon pendidik tidak hanya berhadapan dengan persoalan pembelajaran dan penguasaan materi, tetapi juga dituntut memahami lingkungan digital yang semakin melekat dalam kehidupan pendidikan dan masyarakat.
Melalui perannya sebagai Google Student Ambassador, Salsabila memiliki kesempatan untuk mengembangkan kapasitas personal sekaligus mengenal lebih jauh bagaimana teknologi dimanfaatkan secara produktif. Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal tambahan dalam perjalanan akademiknya sebagai mahasiswa Tadris Matematika.
Di sisi lain, keterlibatan mahasiswa dalam program seperti GSA memperlihatkan bahwa pengalaman belajar di perguruan tinggi dapat diperoleh dari berbagai ruang. Kompetensi tidak hanya dibangun melalui perkuliahan, tetapi juga melalui jejaring, organisasi, komunitas, program pengembangan mahasiswa, maupun keterlibatan dalam ekosistem teknologi.
Bagi Salsabila, predikat Google Student Ambassador menjadi pengalaman baru yang mempertemukan latar belakang pendidikan matematika dengan perkembangan teknologi digital. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektifnya sekaligus menjadi bagian dari perjalanan untuk mengembangkan kapasitas akademik dan profesional.
Keterpilihan sebagai GSA Batch 2 sekaligus menambah daftar capaian mahasiswa FTIK UIN Malang di berbagai bidang. Sebelumnya, mahasiswa FTIK dari sejumlah program studi juga berhasil menembus program Google Student Ambassador Batch 2, menunjukkan beragamnya ruang yang dapat dimasuki mahasiswa untuk mengembangkan potensi di luar aktivitas perkuliahan.
Sumber: ftik.uin-malang.ac.id



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.