Sorotan
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mencatatkan capaian membanggakan dalam penguatan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas akademik. Sepanjang 2026.
Sebanyak 10 dosen Fakultas Syariah berhasil menyelesaikan pendidikan jenjang doktor (S3) dan resmi meraih gelar doktor.
Kesepuluh dosen tersebut yakni Dr. Erik Sabti Rahmawati, M.A., M.Ag., Dr. Dwi Hidayatul Firdaus, M.Si., Dr. Prayudi Rahmatullah, M.HI., Dr. Abdul Azis, S.HI., M.HI., Dr. Mahbub Ainur Rofiq, M.H.
Dr. Miftahus Sholehudin, M.HI., Dr. Muhammad Nasrullah, M.H., Dr. Teguh Setyabudi, S.HI., M.H., Dr. Ramadhita, M.HI., dan Dr. Syabbul Bachri, M.HI.
Baca juga: Fakultas Syariah UIN Malang Bekali Alumni Jadi Hakim, Gandeng PTA Surabaya
Kompetensi 10 Doktor Fakultas Syariah UIN Malang Beragam
Menariknya, 10 doktor baru tersebut memiliki kompetensi keilmuan yang beragam dan selaras dengan bidang kajian yang dikembangkan di Fakultas Syariah.
Kepakaran mereka mencakup hukum Islam, hukum adat, hukum keluarga Islam, ilmu waris, hukum ekonomi syariah, serta berbagai bidang kajian hukum dan syariah lainnya.
Keberagaman kompetensi tersebut menjadi modal penting bagi Fakultas Syariah untuk semakin memperkuat kualitas pembelajaran, pengembangan kurikulum, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Bertambahnya dosen bergelar doktor juga berpotensi mampu memperkaya khazanah keilmuan sekaligus memperkuat tradisi akademik di lingkungan fakultas.
Capaian ini menjadi momentum penting bagi Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam memperkuat kapasitas keilmuan, riset, serta pengabdian kepada masyarakat berbasis hukum Islam dan syariah.
Rasa Syukur dan Harapan
Kebahagiaan dan rasa syukur dari para dosen yang berhasil menuntaskan pendidikan doktoral pada 2026. Salah satunya, Dr. Prayudi Rahmatullah, MHI yang menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur kepada Allah SWT atas karunia dan kelancaran yang diberikan hingga sampai di titik ini,” ujar Dr. Prayudi.
“Pencapaian gelar doktor ini tentu bukan akhir dari proses belajar, melainkan amanah baru untuk terus berkontribusi bagi dunia pendidikan dan keilmuan,” imbuhnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan fakultas, rekan sejawat, serta keluarga yang senantiasa memberikan dukungan moral dan spiritual selama proses pendidikan berlangsung.
Ia berharap ilmu para doktor dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan turut berkontribusi bagi kemajuan Fakultas Syariah UIN Malang.
Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj.Umi Sumbulah, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keberhasilan 10 dosen tersebut.
Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya menjadi prestasi personal, tetapi juga menjadi kebanggaan fakultas sekaligus investasi penting dalam meningkatkan kualitas akademik dan keilmuan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas capaian 10 dosen Fakultas Syariah yang berhasil meraih gelar doktor. Ini merupakan bukti komitmen untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan keilmuan,” ujar Prof. Umi.
Ia berharap para doktor baru tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik, tetapi semakin produktif dalam penelitian, menghasilkan karya ilmiah berkualitas, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan hukum Islam dan syariah.
“Kami berharap para doktor baru ini dapat terus mengabdi secara optimal, memperkuat penelitian, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menghadirkan inovasi keilmuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan zaman,” lanjutnya.
Prof. Umi juga berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika. Khususnya para dosen muda, untuk terus meningkatkan kompetensi dan membangun budaya akademik yang unggul, kolaboratif, serta produktif.
Dampak bagi Fakultas Syariah
Dengan bertambahnya 10 doktor baru yang memiliki kompetensi di berbagai bidang keilmuan, Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang semakin optimistis memperkuat posisinya sebagai center of excellence dalam bidang hukum Islam dan keilmuan syariah, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Fakultas Syariah dalam membangun ekosistem akademik yang unggul, memperkuat tradisi riset, serta menghadirkan kontribusi keilmuan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(MFT)

