Langsung ke konten
Sabtu, 12 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Rektor UIN Malang Lantik 7 Pejabat Baru, Percepat Laju Kampus Ulul Albab Menuju Reputasi Global

Rektor UIN Malang (hijab biru laut)  foto bersama dengan para warek dan pejabat 

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si melantik tujuh pejabat baru di lingkungan UIN Maliki Malang, Selasa sore (20/1/2026). Tujuh pejabat tersebut yakni Dr. Meldona, M.M., Dr. Abdussakir, M.Pd., Dr. Ririen Kusumawati, M.Kom., Romi Faslah, M.Si., Wiwik Budi Wasito, S.H., M.H., Dr. H. Helmi Syaifuddin, M.Fil.I., serta Kholilah, M.S.A. dan Dr. Burhan Ma’arif Z. A., M.Farm untuk jabatan ketua program studi periode 2025–2029.

Pelantikan  berlangsung khidmat di Ruang Rektor. Digelar sesaat setelah pengukuhan 11 guru besar UIN Maliki Malang. 

Hadir dalam acara ini Ketua Senat, para Wakil Rektor, kepala biro, para dekan, Direktur Pascasarjana, Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI), Ketua P2B, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Prof. Ilfi menyampaikan pesan tegas dan lugas. Ia menekankan bahwa para pejabat yang dilantik harus bekerja lebih keras dan lebih cepat untuk mengantarkan kampus berlogo Ulul Albab menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang unggul dan bereputasi internasional.

“UIN Maliki Malang tidak boleh kalah dengan perguruan tinggi lain. Apa pun yang menjadi kekurangannya harus segera diperbaiki,” tegasnya.

Menurut Prof. Ilfi, UIN Maliki Malang saat ini berada pada persimpangan strategis. Kampus harus berani melangkah dari sekadar teaching university menuju entrepreneurial university yang kuat dalam riset, inovasi, dan daya saing global. Peran pimpinan, kata dia, menjadi kunci utama dalam menentukan arah lompatan tersebut.

Iklan

Transformasi institusi, lanjut Prof. Ilfi, bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Adaptasi terhadap tuntutan global harus dibarengi dengan penguatan riset dosen dan mahasiswa serta tata kelola yang profesional.

“Ini memang tidak mudah. Namun tidak ada kata tidak mungkin. Kuncinya ada pada niat dan kerja keras kita bersama,” ujarnya.

Rektor juga menaruh perhatian serius pada pemeringkatan internasional. Ia menegaskan tidak ingin UIN Maliki Malang tertinggal dalam pemeringkatan global seperti UniRank maupun QS World University Rankings, bahkan dibandingkan dengan sesama PTKIN.

“Kekurangannya harus dikejar. Target kita jelas, menjadi yang terdepan dan terbaik,” tandasnya.

Dengan formasi kepemimpinan baru ini, UIN Maliki Malang menegaskan komitmennya untuk terus bergerak cepat. Setelah pengukuhan guru besar dan pelantikan pejabat, kampus kini memasuki fase akselerasi dengan target bersaing di level nasional hingga internasional. ANS

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.