PASURUAN I JATIMSATUNEWSONLINE:Sampai hari ini harus diakui petani masih menjadi obyek penderita dari permainan harga pupuk. Mahal dan langka menjadi kendala bagi petani untuk terus melakukan aktifitas bertaninya.
Kades Sambisirah, Rokhim
Mengatasi hal tersebut di atas, Kades Sambisirah, Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan, Rohim berinisiatif mengadakan pelatihan pembuatan kompos plus, di balai desa, Rabu 20/1/2020
Mengatasi hal tersebut di atas, Kades Sambisirah, Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan, Rohim berinisiatif mengadakan pelatihan pembuatan kompos plus, di balai desa, Rabu 20/1/2020
“Saya ingin kemampuan membuat kompos plus bisa dimiliki para petani yang jumlahnya mencapai 1000 lebih di desa kami. Agar petani bisa lebih sejahtera,” tutur Rohim.
Sodiqin, mantri dan penyuluh pertanian
Sementara itu dari dinas pertanian Sodikin, mantri sekaligus penyuluh pertanian menyampaikan hal penting terkait penggunaan kompos plus ini,” Ramah dan aman untuk tanah,” kata
Sementara itu dari dinas pertanian Sodikin, mantri sekaligus penyuluh pertanian menyampaikan hal penting terkait penggunaan kompos plus ini,” Ramah dan aman untuk tanah,” kata
Sumarto, nara sumber utama
Sumarto yang menjadi narasumber utama mengatakan,” Dengan penggunaan kompos plus saya selama 7 tahun tidak pernah mengeluarkan biaya untuk beli pupuk dan hasil panen yang saya perleh 50 persen lebih banyak dari tetangga yang menggunakan pupuk buatan.”
Bahan baku utama pembuatan kompos plus adalah pupuk kandang, tetes tebu, susu, dan bakteri.






Komentar Pembaca
Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.