PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM – Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kota Pasuruan menghadirkan kegiatan kreatif melalui turnamen e-sport cabang e-football. Mengusung semangat mendekatkan organisasi kepada generasi muda, kegiatan ini menjadi salah satu upaya Ansor dalam mengembangkan ruang kreativitas sekaligus memperkenalkan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) kepada kalangan anak muda.
Turnamen yang digelar di Cafe Santahoer, Kota Pasuruan, pada Ahad (1/11/2026) tersebut diikuti sebanyak 64 tim yang seluruhnya terdaftar dari wilayah Kota Pasuruan. Menariknya, para peserta diwajibkan mengenakan sarung selama pertandingan sebagai identitas santri sekaligus bentuk penghayatan terhadap momentum peringatan Hari Santri Nasional.
Seremonial pembukaan berlangsung mulai pukul 09.30 WIB. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PCNU Kota Pasuruan KH Nailur Rochman, Sekretaris PCNU A. Mudhofir Tri W. Ketua Panitia HSN 2026 PCNU Dr. Taufik, Wakil Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Gus Abdul Mu’ti Hifdzi, Ketua PC GP Ansor Kota Pasuruan Bahrudien Akbar Wahyudi, Ketua ESI Kota Pasuruan Safran, SH., perwakilan Pemerintah Kota Pasuruan Imam Subekti, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Bpk Dodo, serta Wakil Ketua II DPRD Kota Pasuruan H. Gatot Adi Doyo.

Dalam sambutannya, Ketua PC GP Ansor Kota Pasuruan Bahrudin Akbar Wahyudi menyampaikan bahwa turnamen e-football tersebut merupakan persembahan Ansor untuk menyemarakkan Hari Santri Nasional melalui kegiatan yang memiliki kedekatan dengan dunia anak muda.
Menurutnya, Ansor perlu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menyasar kader internal, tetapi juga menjangkau pemuda secara lebih luas, termasuk mereka yang belum mengenal organisasi Ansor maupun NU.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan Ansor di tengah-tengah anak muda dengan pendekatan yang sesuai dengan minat dan perkembangan zaman. Kami memilih e-sport karena memiliki daya tarik tersendiri bagi generasi muda. Harapannya, mereka tidak hanya berkompetisi, tetapi juga semakin mengenal Ansor dan NU,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong perkembangan industri e-sport di Kota Pasuruan. Dengan demikian, keberadaan organisasi kepemudaan diharapkan mampu memberikan ruang positif bagi potensi, kreativitas, dan bakat generasi muda.
Apresiasi terhadap inisiatif tersebut disampaikan Ketua PCNU Kota Pasuruan KH Nailur Rochman. Ia mengaku bangga melihat langkah kreatif GP Ansor yang mampu menghadirkan puluhan tim peserta dari kalangan anak muda, termasuk mereka yang mungkin sebelumnya belum memiliki kedekatan dengan Ansor maupun NU.
Ia mendorong agar GP Ansor terus mengembangkan inovasi dan kreativitas dalam menyelenggarakan kegiatan yang sesuai dengan karakter generasi muda.
“Ansor merupakan organisasi kepemudaan. Karena itu, kegiatan-kegiatannya harus memiliki semangat dan karakter anak muda. Jangan sampai kegiatan Ansor hanya sama dengan kegiatan yang selama ini umum dilaksanakan oleh organisasi NU. Ansor harus mampu menghadirkan terobosan, kreativitas, dan inovasi yang bisa menarik minat generasi muda,” pesannya.
KH Nailurrahman juga berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kedekatan generasi muda dengan organisasi NU melalui pendekatan yang lebih segar dan relevan. Usai menyampaikan sambutan, Ketua PCNU Kota Pasuruan tersebut secara resmi membuka turnamen e-football.
Pertandingan berlangsung hingga sekitar pukul 18.00 WIB dan menghasilkan tiga peserta terbaik. Juara pertama diraih Ali Iqbal dari Kelurahan Kebonsari, disusul Radit Maulana dari Kelurahan Gadingrejo sebagai juara kedua, serta Umar Syahidin dari Kelurahan Krapyakrejo yang berhasil menempati posisi juara ketiga.
Ali Iqbal, selaku peraih juara pertama, mengungkapkan rasa senang dan bangganya karena berhasil meraih kemenangan sekaligus membawa pulang hadiah utama. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PC GP Ansor Kota Pasuruan yang telah menyelenggarakan turnamen tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus memberikan kesempatan bagi para penggemar e-football untuk berkompetisi dan menunjukkan kemampuan mereka. Ia berharap turnamen serupa dapat kembali diselenggarakan pada tahun mendatang dengan peserta yang lebih banyak.
Suksesnya kegiatan Turnamen e-football ini tidak lepas dari peran para panitia yang dikomandani oleh Sahabat Rafi, didampingi Miftahul Amin sebagai sekretaris, Doddy Sebagai Bendahara. Operator oleh Sahabat Toriq, media oleh Sahabat Romi dan Yaqin, Perlengkapan Sahabat Imron, Wahyu, Abdillah, Muat, Afif, philips, Idham dan masih banyak lainnya. Wasit Selama turnamen berlangsung datang dari pengurus ESI Saudara Yunan, Panitia juga mendapat arahan dan pendampingan dari Sahabat Wivid selaku Steering Committee (SC).
Melalui kegiatan ini, PC GP Ansor Kota Pasuruan menunjukkan bahwa peringatan Hari Santri Nasional dapat dikemas melalui beragam pendekatan kreatif tanpa meninggalkan nilai-nilai kesantrian. Lebih dari sekadar kompetisi permainan digital, turnamen ini menjadi ruang perjumpaan antara organisasi keagamaan dan generasi muda, sekaligus membuktikan bahwa dakwah kepemudaan dapat hadir secara adaptif, inovatif, dan mengikuti perkembangan zaman.(Amin)





Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.