Langsung ke konten
Senin, 2 November 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Mahasiswa FTAB UB Juara 1 Global Almond Innovation Competition 2026 di Hong Kong

Kali ini, empat mahasiswa Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya (UB) sukses mengharumkan nama bangsa setelah keluar

Tim mahasiswa FTAB Universitas Brawijaya berpose bersama sambil membentangkan panji almamater usai dinobatkan sebagai Juara 1 Regional Asia Tenggara dalam ajang Global Almond Innovation Competition di Hong Kong.

Tim mahasiswa FTAB Universitas Brawijaya berpose bersama sambil membentangkan panji almamater usai dinobatkan sebagai Juara 1 Regional Asia Tenggara dalam ajang Global Almond Innovation Competition di Hong Kong. (Foto: Humas UB)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan tinggi Indonesia di kancah internasional. Kali ini, empat mahasiswa Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya (UB) sukses mengharumkan nama bangsa setelah keluar sebagai Juara 1 Regional Asia Tenggara dalam ajang Global Almond Innovation Competition 2026.

Kompetisi bergengsi ini merupakan rangkaian dari acara 23rd IUFoST World Food Congress 2026 yang dihelat di AsiaWorld-Expo, Hong Kong, pada 25 hingga 29 Oktober lalu. Ajang internasional yang diselenggarakan oleh International Union of Food Science and Technology (IUFoST) bekerja sama dengan Almond Board of California tersebut tercatat diikuti oleh lebih dari 120 tim dari berbagai penjuru dunia. Menariknya, ajang ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa strata satu (S1), melainkan juga melibatkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi seperti S2, S3, hingga tingkat PhD.

Para finalis yang terbagi dalam kategori regional—meliputi Asia, Eropa, Afrika, hingga Amerika—ditantang untuk memutar otak menciptakan inovasi pemanfaatan almond yang aplikatif dan dikawinkan dengan produk pangan lokal di negara masing-masing.

Baca juga: Olah Karakter Smiling Voice, Mahasiswi PAI UIN Malang Sabet Juara 1 Voice Over Pekan Jurnalistik 2026

Baca juga: Mahasiswa PGMI UIN Malang Raih Juara 1 Kejurwil X Pagar Nusa Jawa Timur

Hadirkan “PIAMOND”, Inovasi Bakpia Sehat Tanpa Gluten dan Gula Tambahan

Menjawab tantangan global tersebut, delegasi FTAB UB yang diketuai oleh Daniel Sebastian bersama tiga orang rekan satu prodinya—yakni Phelia Angelina, Farhan Hafidh Fazidane, dan Arinal Haq Noviano Lektama dari Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan angkatan 2023—berhasil memikat hati para dewan juri. Di bawah didikan serta bimbingan langsung dari dosen pembimbing Dian Widya Ningtyas, STP., MP., Ph.D., mereka melahirkan produk inovatif berjuluk PIAMOND.
Daniel menjelaskan bahwa PIAMOND merupakan sebuah terobosan baru berupa bakpia cokelat almond. Uniknya, produk ini diracik dengan formulasi gluten-free (bebas gluten) dan no-added-sugar (tanpa tambahan gula), namun tetap mempertahankan tekstur lapisan luar yang renyah sebagaimana ciri khas bakpia tradisional asal Yogyakarta.

“Kami ingin mengangkat bakpia yang merupakan oleh-oleh ikonik Yogyakarta, tetapi kami buat lebih relevan dengan gaya hidup sehat saat ini. Jadi PIAMOND ini kami formulasikan tanpa gluten dan tanpa tambahan gula, namun tetap renyah dan enak,” ungkap Daniel Sebastian saat membeberkan konsep produk kreasinya.

Ia juga menambahkan bahwa pemilihan almond didasarkan pada kandungan gizinya yang sangat melimpah. Menurutnya, almond memiliki potensi besar sebagai sumber lemak sehat, protein, serta serat tinggi. Melalui inovasi ini, timnya ingin membuktikan bahwa bahan pangan impor bernilai gizi tinggi tersebut dapat berpadu secara harmonis dengan kearifan lokal pangan Indonesia.

Bukti Daya Saing Mahasiswa S1 di Panggung Global

Keberhasilan ini pun mengundang rasa bangga mendalam dari sang dosen pembimbing, Dian Widya Ningtyas. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan oleh anak didiknya selama proses kompetisi.

Iklan

“Saya sangat bangga dengan capaian Daniel dan tim. Mereka tidak hanya kuat di aspek formulasi dan teknologi pangan, tetapi juga mampu berpikir secara komprehensif tentang nilai budaya, keberlanjutan, dan kesehatan,” tutur Dian penuh bangga.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa keberhasilan menyabet Juara 1 Regional Asia Tenggara di tengah ketatnya persaingan melawan mahasiswa tingkat magister hingga doktoral dari seluruh dunia merupakan bukti nyata kualitas pendidikan Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa strata satu (S1) tanah air memiliki daya saing yang kuat di kancah global.

Dukungan Nyata terhadap Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Selain mengusung cita rasa dan kesehatan, inovasi PIAMOND juga dirancang selaras dengan komitmen Universitas Brawijaya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Secara rinci, kehadiran PIAMOND turut menopang pencapaian SDG 3 mengenai Kehidupan Sehat dan Sejahtera lewat penyediaan produk pilihan yang lebih sehat (healthier-choice). Produk ini juga mendukung SDG 12 terkait Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan bahan bernilai tambah secara bijak. Di samping itu, inovasi teknologi pangan ini turut berkontribusi pada SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 2 mengenai Tanpa Kelaparan melalui diversifikasi pangan lokal yang kaya nutrisi.

Dengan prestasi gemilang ini, diharapkan gelora inovasi tidak berhenti pada tim PIAMOND saja, melainkan mampu menginspirasi mahasiswa FTAB UB lainnya untuk terus berkarya dan membawa produk pangan tradisional Indonesia mendunia. (Ans)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.