MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMPS PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Islamic Education Festival (IEF) 2026 sepanjang Oktober. Menjadi bagian dari peringatan Dies Maulidiyah Program Studi PAI, festival ini menghadirkan berbagai kegiatan untuk mengembangkan potensi sekaligus memperkuat kebersamaan dan sportivitas mahasiswa.
Rangkaian IEF 2026 resmi dibuka pada Kamis (15/10/2026) di Aula Gedung C lantai 3 UIN Malang. Pembukaan diawali penampilan nasyid oleh Dyah Sekar Arum dan Imroatul Azizah, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne PAI, serta sambutan dari perwakilan panitia dan program studi.
Ketua Pelaksana IEF 2026, Imtiyas Haqqi, dan Ketua HMPS PAI, Dzia Ul Haq Muhammad Aly Zuhdy, turut menyampaikan sambutan. Selanjutnya, Ketua Program Studi PAI, Dr. Laily Nur Arifa, M.Pd.I., memberikan sambutan sekaligus membuka festival secara simbolis.
Kehadiran unsur pimpinan program studi, demisioner, perwakilan kelas, panitia, dan mahasiswa menandai keterlibatan berbagai elemen dalam penyelenggaraan festival. IEF juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antargenerasi mahasiswa PAI sekaligus membangun interaksi melalui kegiatan di luar perkuliahan.
Semangat kompetisi berlanjut melalui perlombaan futsal yang digelar pada Minggu (18/10/2026) di Lapangan Olimpico Futsal Arena, Jalan Bendungan Sutami, Malang. Pertandingan berlangsung melalui beberapa tahapan, mulai dari penyisihan, perempat final, semifinal, hingga grand final.
Selain menjadi ajang menunjukkan kemampuan olahraga, kompetisi tersebut mendorong mahasiswa membangun kekompakan tim, disiplin, dan tanggung jawab. Setiap pertandingan juga menjadi ruang pembelajaran untuk menjunjung sportivitas, baik dalam menerima kemenangan maupun menghadapi kekalahan.
Melalui rangkaian IEF 2026, HMPS PAI berupaya menghadirkan kegiatan kemahasiswaan yang tidak hanya berorientasi pada aktivitas akademik, tetapi juga memberi ruang bagi pengembangan kreativitas, minat, bakat, dan spiritualitas. Perpaduan kegiatan tersebut mencerminkan bahwa pembentukan karakter mahasiswa berlangsung melalui beragam pengalaman, termasuk organisasi, seni, olahraga, dan aktivitas keagamaan.
IEF 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat identitas dan solidaritas mahasiswa PAI sekaligus menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat di lingkungan program studi.
Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.