NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM: Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ngawi menggelar Rapat Koordinasi dan Gladi Bersih pada Selasa siang (13/10/2026) di Gedung PCNU Lintang Songo.
Rakor ini untuk memantapkan persiapan menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Dalam rapat koordinasi tersebut, NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi mencuri perhatian dengan mengumumkan deretan program aksi nyata dan layanan kemanusiaan.
Deretan program tersebut akan dihadirkan khusus untuk masyarakat Kabupaten Ngawi dalam memperingati HSN 2026.
Baca juga: Ngawi: NU Care LAZISNU Salurkan Air Bersih Bersama BPBD ke Desa Kenongorejo
Sorotan
Sambut HSN 2026 dengan Beragam Program
Pemberdayaan Ekonomi: Pentasyarufan Zakat Produktif “Booth Kontainer”

Sebagai bentuk komitmen dalam menggerakkan roda ekonomi umat, NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi meluncurkan program pentasyarufan Zakat Produktif.
Program ini akan meluncur berupa bantuan Booth Kontainer Usaha Siap Pakai.
“Saat ini tersedia 10 unit booth kontainer dari NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi. Di mana pada tahap awal ini akan disalurkan kepada 3 MWCNU terpilih yang dinilai paling tertib administrasi, taat tata kelola, dan telah memiliki program pemberdayaan ekonomi yang berjalan matang,” tutur Ketua NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi, Kiai Hasim.
Program ini diharapkan menjadi stimulus nyata agar zakat tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi mampu mencetak kemandirian ekonomi bagi para mustahik di tingkat kecamatan.
Sehingga, program satu komando sesuai arahan dari NU-Care PWNU Jawa Timur bisa direalisasikan.
Layanan Kesehatan: Respons Cepat 4 Ambulans Siaga di Alun-Alun Ngawi

Untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan ribuan jamaah serta peserta Kirab HSN 2026 di Alun-alun Ngawi, NU-Care LAZISNU menyediakan armada medis terbaiknya.
Sebanyak 4 unit mobil ambulans siaga dipastikan standby di lokasi acara. Mereka juga bekerja sama dengan Klinik An Nabawi Jogorogo.
Kesiapsiagaan ini didukung penuh oleh jaringan ambulans NU-Care di tingkat kecamatan, yaitu dari:
- MWCNU Widodaren (2 unit ambulans)
- MWCNU Ngrambe (2 unit ambulans)
- MWCNU Jogorogo (2 unit ambulans).
Sinergi armada ini menegaskan komitmen NU-Care LAZISNU Ngawi dalam memberikan pelayanan kesehatan cepat tanggap (fast response) bagi masyarakat luas.
Gerakan Kolaborasi Air Bersih: Menuju Solusi Mustahik Abadi

Tidak hanya fokus pada agenda seremonial HSN, rapat mufakat tersebut juga menetapkan langkah strategis penanganan bencana kekeringan di Kabupaten Ngawi.
NU Care LAZISNU menggelorakan gerakan Bantuan Air Bersih hasil kolaborasi bersama 19 MWCNU se-Kabupaten Ngawi.
Guna memperluas dampak, NU Care LAZISNU Ngawi merangkul berbagai elemen strategis, mulai dari kader PMII, BPBD Kabupaten Ngawi, hingga pemerintah desa dan pejabat daerah setempat.
Ketua NU-Care LAZISNU PCNU Kabupaten Ngawi, Kiai Hasim, menegaskan bahwa penanganan krisis air bersih saat musim kemarau tidak boleh berhenti pada aksi bagi-bagi air tangki semata.
“Penyaluran bantuan air bersih lewat armada tangki memang merespons kebutuhan mendesak saat kemarau,” ujar Kiai Hasim.
“Namun, untuk menciptakan dampak yang matang dan berkelanjutan bagi mustahik yang terdampak setiap tahunnya, kami mengajak seluruh pihak—pemerintah, lembaga donor, dan masyarakat—untuk berkolaborasi membangun sumur bor di wilayah-wilayah krisis air,” imbuhnya.
Langkah pembuatan sumur bor ini diusung sebagai solusi jangka panjang agar masyarakat tidak lagi menjadi “mustahik air bersih abadi” tiap musim kemarau melanda.
Melalui momentum HSN 2026, NU Care LAZISNU PCNU Ngawi kembali membuktikan perannya bukan sekadar lembaga pengumpul zakat.
Mereka terus berupaya untuk menjadi pilar utama kepedulian sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan umat yang transparan, akuntabel, serta berdampak luas bagi Kabupaten Ngawi.(QONY)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.