MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memperkuat jejaring akademik dengan UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda melalui kunjungan akademik dan kuliah tamu yang menghadirkan tiga dosen dari perguruan tinggi asal Kalimantan Timur tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan FTIK UIN Malang itu menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai pengembangan pembelajaran sains dan matematika di pendidikan dasar Islam. Para dosen UINSI Samarinda membawakan materi yang mengangkat pemanfaatan lingkungan, kecerdasan artifisial (AI), serta strategi memahami konsep matematika secara lebih eksploratif.
Dosen UINSI Samarinda, Dr. Khusnul Khotimah, M.Si., mengawali sesi dengan materi “Membangun Pengalaman Belajar Sains melalui Laboratorium Alam”. Materi tersebut mengajak peserta melihat lingkungan sekitar sebagai sumber belajar sains yang dapat digunakan untuk menghadirkan pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman.
Baca juga: UINSI Samarinda Kunjungi Prodi PGMI UIN Malang, Buka Peluang Kolaborasi Akademik
Materi berikutnya disampaikan Abdul Razak, M.Pd., melalui tema “Integrasi AI dalam Pembelajaran Aktif Matematika”. Pembahasan berfokus pada pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial untuk mendukung pembelajaran matematika yang lebih interaktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.
Sementara itu, Dr. Nurhamid, M.Pd., membawakan materi “Detektif Rumus: Bongkar–Balik–Buktikan”. Pendekatan tersebut mengajak peserta memahami konstruksi rumus matematika melalui proses analisis dan pembuktian, sehingga pembelajaran tidak berhenti pada kemampuan menghafal rumus.
Ketiga materi tersebut memberikan perspektif yang berbeda mengenai pengembangan pembelajaran di tingkat madrasah ibtidaiyah. Mahasiswa dan dosen PGMI memperoleh kesempatan untuk mendiskusikan penerapan pendekatan tersebut dalam pembelajaran, termasuk tantangan pemanfaatan teknologi dan lingkungan sebagai sumber belajar.
Ketua Program Studi PGMI FTIK UIN Malang, Ahmad Abtokhi, M.Pd., bersama jajaran dosen dan pimpinan FTIK turut menyambut kunjungan akademik tersebut. Pertemuan ini sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara PGMI UIN Malang dan UINSI Samarinda dalam pengembangan akademik.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rekaman podcast bersama salah satu dosen tamu dari UINSI Samarinda. Dialog tersebut membahas dinamika pendidikan dasar Islam, peluang riset kolaboratif antarkampus, serta pengalaman dalam pengelolaan dan pengembangan institusi pendidikan tinggi.
Kunjungan dan kuliah tamu tersebut diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan kerja sama akademik yang lebih konkret antara kedua institusi, termasuk peluang penelitian dan publikasi bersama serta berbagai bentuk pertukaran akademik pada masa mendatang.
Sumber: ftik.uin-malang.ac.id



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.