Langsung ke konten
Selasa, 13 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

PGMI UIN Malang Gelar Kuliah Tamu, Tiga Dosen UINSI Samarinda Bahas Sains, Matematika, dan AI

Para dosen UINSI Samarinda membawakan materi yang mengangkat pemanfaatan lingkungan, kecerdasan artifisial (AI), serta strategi memahami konsep matematika

Dokumentasi bersama

Dokumentasi bersama (Foto: Humas FTIK UIN Malang)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memperkuat jejaring akademik dengan UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda melalui kunjungan akademik dan kuliah tamu yang menghadirkan tiga dosen dari perguruan tinggi asal Kalimantan Timur tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan FTIK UIN Malang itu menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai pengembangan pembelajaran sains dan matematika di pendidikan dasar Islam. Para dosen UINSI Samarinda membawakan materi yang mengangkat pemanfaatan lingkungan, kecerdasan artifisial (AI), serta strategi memahami konsep matematika secara lebih eksploratif.

Dosen UINSI Samarinda, Dr. Khusnul Khotimah, M.Si., mengawali sesi dengan materi “Membangun Pengalaman Belajar Sains melalui Laboratorium Alam”. Materi tersebut mengajak peserta melihat lingkungan sekitar sebagai sumber belajar sains yang dapat digunakan untuk menghadirkan pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman.

Baca juga: Dorong Transformasi Digital: IAIN Madura Bekali Guru Madrasah Ibtidaiyah melalui Metode Pembelajaran Sastra Madura Berbasis AI

Baca juga: UINSI Samarinda Kunjungi Prodi PGMI UIN Malang, Buka Peluang Kolaborasi Akademik

Materi berikutnya disampaikan Abdul Razak, M.Pd., melalui tema “Integrasi AI dalam Pembelajaran Aktif Matematika”. Pembahasan berfokus pada pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial untuk mendukung pembelajaran matematika yang lebih interaktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.

Iklan

Sementara itu, Dr. Nurhamid, M.Pd., membawakan materi “Detektif Rumus: Bongkar–Balik–Buktikan”. Pendekatan tersebut mengajak peserta memahami konstruksi rumus matematika melalui proses analisis dan pembuktian, sehingga pembelajaran tidak berhenti pada kemampuan menghafal rumus.

Ketiga materi tersebut memberikan perspektif yang berbeda mengenai pengembangan pembelajaran di tingkat madrasah ibtidaiyah. Mahasiswa dan dosen PGMI memperoleh kesempatan untuk mendiskusikan penerapan pendekatan tersebut dalam pembelajaran, termasuk tantangan pemanfaatan teknologi dan lingkungan sebagai sumber belajar.

Ketua Program Studi PGMI FTIK UIN Malang, Ahmad Abtokhi, M.Pd., bersama jajaran dosen dan pimpinan FTIK turut menyambut kunjungan akademik tersebut. Pertemuan ini sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara PGMI UIN Malang dan UINSI Samarinda dalam pengembangan akademik.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rekaman podcast bersama salah satu dosen tamu dari UINSI Samarinda. Dialog tersebut membahas dinamika pendidikan dasar Islam, peluang riset kolaboratif antarkampus, serta pengalaman dalam pengelolaan dan pengembangan institusi pendidikan tinggi.

Kunjungan dan kuliah tamu tersebut diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan kerja sama akademik yang lebih konkret antara kedua institusi, termasuk peluang penelitian dan publikasi bersama serta berbagai bentuk pertukaran akademik pada masa mendatang.

Sumber: ftik.uin-malang.ac.id

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.