LAMONGAN | JATIMSATUNEWS.COM: Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) BEM Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar pelatihan pemasaran digital bertajuk pengenalan e-commerce dan pengelolaan website bagi pemuda Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, pada Sabtu, 18 Juli 2026 pukul 14.30 WIB, bertempat di Warung Ael Rohmah, kawasan Pesisir Pantai Kutang, dengan menghadirkan dua pemateri dari tim PPK Ormawa, yakni Warisca Qurrotul Uyun dan Muhammad Aditya Pratama, sebagai bagian dari Program Digdaya Maritim yang bertujuan memperkuat kapasitas pemuda pesisir dalam memasarkan produk unggulan desa secara digital.Sebagai desa pesisir, Labuhan menopang perekonomian sekitar 1.300 nelayan aktif dan 90 petambak yang menggantungkan penghasilan dari laut. Persoalannya, hasil tangkapan mayoritas masih dilepas dalam kondisi mentah lewat jalur tengkulak, sedangkan pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran boleh dibilang belum tersentuh, kondisi yang membuat daya saing dan jangkauan pasar produk lokal desa ini tertahan.
Pelatihan ini merupakan bagian dari Program Sumber Bahari, yang mendapat dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) bersama UNESA. Program ini menyasar tiga dusun di Desa Labuhan, yaitu Kentong, Sukolilo, dan Labuhan, dengan jumlah penduduk keseluruhan sekitar 5.000 jiwa.Dalam pelatihan tersebut, Warisca Qurrotul Uyun menyampaikan materi mengenai konsep dasar e-commerce dan strategi pemasaran digital, meliputi peluang pemasaran melalui marketplace, media sosial, serta strategi membangun identitas produk.
Materi selanjutnya disampaikan Muhammad Aditya Pratama mengenai pemanfaatan website sebagai media pemasaran, mencakup fungsi website sebagai pusat informasi, promosi, hingga transaksi produk lokal.
Baca juga: PPK Ormawa BEM UNESA Sosialisasikan Kelembagaan Sahabat Labuhan di Lamongan
Menurut Tim PPK Ormawa BEM UNESA, produk-produk dari Program Digdaya Maritim nantinya dipasarkan lewat satu website resmi yang sudah disiapkan tim, dengan pengelolaan yang diserahkan kepada Sahabat Labuhan secara bertahap sampai bisa berjalan sendiri setelah program rampung. Sebelum itu, peserta akan lebih dulu mengikuti pre-test untuk memetakan kemampuan dan minat masing-masing. Dari sanalah peran-peran ditentukan: ada yang menangani administrasi produk, ada yang menyusun konten, dan ada pula yang berkonsentrasi pada strategi pemasaran digital.
Melalui pelatihan ini, Tim PPK Ormawa BEM UNESA berharap pemuda Desa Labuhan memiliki kompetensi dalam mengembangkan pemasaran berbasis digital, sehingga produk unggulan desa dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Harapan ini sejalan dengan tujuan besar Program Sumber Bahari, yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir Desa Labuhan melalui penguatan kelembagaan, hilirisasi hasil laut, dan pemanfaatan teknologi secara terintegrasi.
Dengan pendampingan berkelanjutan, Tim PPK Ormawa BEM UNESA optimistis Sahabat Labuhan dapat mengelola pemasaran digital produk desa secara mandiri, sekaligus menjadi contoh pengelolaan potensi pesisir berbasis teknologi bagi desa-desa lain di kawasan Lamongan. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian Program Digdaya Maritim yang akan terus dipantau perkembangannya hingga masa pendampingan tim berakhir.
By: Hilman Rizkillah Sya’biInstagram: @ppko_sumberbahari | Email: ppkobemunesa@gmail.com | Tiktok: @ppko_sumberbahari | Youtube : @PPKO.SUMBERBAHARI.MARITIM


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.