MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Bagi Yusuf Asri Jundullah, pengalaman belajar di Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tidak berhenti di ruang perkuliahan. Alumni MPI angkatan 2022 tersebut kini mendapat kesempatan menguji kompetensinya di dunia kerja profesional setelah dinyatakan lolos Program MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.
Yusuf memilih PT Inmed Teknologi Kesehatan sebagai tempat magang dengan posisi Manager/Coordinator Food and Beverage (F&B). Pilihan tersebut tidak datang tanpa alasan. Ia justru tertarik dengan tantangan dalam pengelolaan sumber daya manusia dan operasional yang terdapat dalam bidang F&B.
“Saya tertarik dengan tantangan pengelolaan SDM dan operasional di bidang ini,” ujar Yusuf.
Untuk mencapai tahap tersebut, Yusuf terlebih dahulu mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi. Ia merapikan curriculum vitae (CV), kemudian mempelajari profil perusahaan yang dituju, mulai dari visi dan misi hingga bidang usaha serta budaya kerja yang diterapkan.
Persiapan juga dilakukan melalui latihan wawancara. Bagi Yusuf, kemampuan menjelaskan kompetensi secara jelas dan percaya diri menjadi bagian penting dalam menghadapi proses rekrutmen.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Setelah melewati tahapan seleksi dengan persaingan yang cukup ketat, Yusuf dinyatakan lolos dan diterima untuk mengikuti program MagangHub di PT Inmed Teknologi Kesehatan.
Bagi Yusuf, kesempatan tersebut bukan sekadar pengalaman mengikuti program magang. MagangHub menjadi ruang untuk berhadapan langsung dengan dinamika dunia kerja yang selama ini lebih banyak dipahami melalui pembelajaran akademik.
“Kesempatan ini sangat berharga karena saya bisa langsung praktik di dunia kerja nyata dan belajar banyak hal baru yang tidak didapat di bangku kuliah,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaan magang, Yusuf akan terlibat dalam sejumlah tugas yang berkaitan dengan pengelolaan operasional F&B. Ia dijadwalkan membantu mengawasi penerapan standard operating procedure (SOP) pelayanan, mengevaluasi alur kerja agar lebih efisien, serta berkoordinasi dengan tim untuk menjaga kualitas produk dan layanan.
Pengalaman tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Yusuf untuk menerapkan kompetensi manajerial dalam konteks yang berbeda. Jika di bangku kuliah ia memperoleh landasan konseptual mengenai manajemen dan pengelolaan sumber daya manusia, melalui MagangHub ia berkesempatan melihat bagaimana prinsip-prinsip tersebut bekerja dalam situasi profesional.
Menurut Yusuf, pengalaman MagangHub memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai tuntutan dunia kerja sekaligus melatih kemampuan kepemimpinannya.
“Pengalaman di program MagangHub ini memberikan saya gambaran nyata tentang dunia kerja profesional serta melatih kemampuan kepemimpinan saya. Ini menjadi bekal yang sangat berguna untuk langkah karier saya ke depannya,” tuturnya.
Perjalanan Yusuf menunjukkan bahwa pengalaman akademik dapat menjadi modal untuk memasuki ruang profesional yang lebih luas. Pilihannya mengambil posisi di bidang F&B juga memperlihatkan bahwa kompetensi manajerial dan pengelolaan sumber daya manusia dapat dikembangkan melalui beragam konteks pekerjaan.
Bagi alumni MPI UIN Malang tersebut, MagangHub bukan sekadar kesempatan untuk menambah pengalaman di dalam curriculum vitae. Program tersebut menjadi ruang belajar untuk memahami budaya kerja, mengasah kepemimpinan, serta mempersiapkan diri menghadapi perjalanan karier setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.