MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam (IAI) Pagar Alam ke Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada 23 September 2026 tidak hanya menjadi agenda pembelajaran bagi mahasiswa. Kunjungan tersebut juga didorong menjadi momentum untuk memperkuat jejaring dan membuka peluang kolaborasi akademik antarlembaga.
Hal itu disampaikan Rektor IAI Pagar Alam, Dr. H. Deni Priansyah, M.Pd.I., yang mengapresiasi sambutan dan kesempatan yang diberikan FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kepada rombongan IAI Pagar Alam.
Menurutnya, kunjungan ke lingkungan FTIK UIN Malang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk mengenal praktik pengelolaan perguruan tinggi, budaya akademik, sekaligus berbagai inovasi pendidikan yang berkembang di lingkungan kampus.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman dan wawasan yang dapat menjadi bekal dalam pengembangan kompetensi,” demikian semangat yang disampaikan dalam kunjungan tersebut.
Bagi mahasiswa, pengalaman lapangan semacam ini dinilai penting untuk mempertemukan pengetahuan yang diperoleh di ruang kuliah dengan realitas pengelolaan lembaga pendidikan tinggi. Dengan melihat secara langsung dinamika akademik dan kelembagaan, mahasiswa memiliki kesempatan untuk memperluas perspektif serta memahami praktik pendidikan secara lebih kontekstual.
Namun, bagi IAI Pagar Alam, manfaat kunjungan tersebut tidak berhenti pada pengalaman mahasiswa. Rektor IAI Pagar Alam berharap pertemuan dengan FTIK UIN Malang dapat menjadi awal bagi hubungan kelembagaan yang lebih berkelanjutan.
KKL, menurut semangat yang dibangun dalam kunjungan tersebut, dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan berbagai bentuk kolaborasi, baik dalam pertukaran pengetahuan, kegiatan akademik, pengembangan sumber daya manusia, maupun program kemahasiswaan.
“Dengan adanya pertemuan ini, hubungan antarlembaga diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kedua institusi,” menjadi salah satu arah yang diharapkan dari momentum tersebut.
Gagasan tersebut menempatkan kegiatan kunjungan akademik bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sebagai ruang untuk membangun jejaring perguruan tinggi. Setiap institusi memiliki pengalaman, inovasi, dan praktik pengelolaan yang dapat dipertukarkan untuk memperkaya perspektif sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Bagi FTIK UIN Malang dan IAI Pagar Alam, pertemuan tersebut dengan demikian dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem akademik yang lebih terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan kapasitas institusi serta sumber daya manusia.



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.