Langsung ke konten
Senin, 7 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Bupati Sidoarjo

Pendopo Delta Wibawa Dibuka untuk Kegiatan Keagamaan, Bupati Subandi: Ruang Bersama Masyarakat

JATIMSATUNEWS.COM, SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo membuka Pendopo Delta Wibawa bagi masyarakat yang ingin melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus memperkuat silaturahmi dan kebersamaan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo Subandi saat menghadiri kegiatan Dzikir, Doa Bersama dan Sholawat bersama ribuan jamaah Al Yasmin di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (5/9/2026).Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta jajaran serta Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf. Abraham Prihadi.

Dalam kesempatan itu, Subandi menyampaikan apresiasi kepada jamaah Al Yasmin yang telah hadir dan bersama-sama memanjatkan doa untuk Kabupaten Sidoarjo.“Terima kasih atas doa untuk Sidoarjo. Semoga seluruh jamaah yang hadir diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan,” kata Subandi.

Menurut Subandi, kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, tetapi juga dapat mempererat hubungan sosial dan silaturahmi antarwarga. Karena itu, pemerintah daerah perlu memberikan ruang bagi masyarakat untuk melaksanakan berbagai kegiatan positif.

Ia menegaskan bahwa Pendopo Delta Wibawa tidak hanya diperuntukkan bagi kegiatan pemerintahan. Masyarakat juga dapat memanfaatkannya untuk kegiatan keagamaan.“Pendopo ini terbuka. Pemkab Sidoarjo membuka lebar untuk kegiatan pengajian dan kegiatan keagamaan masyarakat,” tegasnya.

Subandi mengatakan, sejumlah organisasi keagamaan masyarakat telah rutin memanfaatkan Pendopo Delta Wibawa sebagai tempat kegiatan pengajian. Di antaranya Muslimat, Fatayat, dan Aisyiyah. Ia berharap keterbukaan ruang publik tersebut dapat terus mendorong tumbuhnya berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyangkut penguatan kehidupan sosial dan keagamaan.“Dengan kebersamaan dan doa masyarakat, kita berharap Sidoarjo semakin aman, kondusif dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ujarnya.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.