SIDOARJO | JATIMSATUNEWS.COM: Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Budaya, dan Ilmu Politik, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Stenly Piethein Reyaan Ansanay (NPM 22041011313), telah menyelesaikan program magang mandiri di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo di bawah bimbingan Dra. Susi Hardjati, M.AP. selaku dosen pembimbing dari Program Studi Administrasi Publik. Kegiatan berlangsung selama kurang lebih satu bulan, terhitung sejak 17 Februari hingga 21 Maret 2025.
Selama magang, mahasiswa ditempatkan di Bidang Pelayanan Perizinan Usaha dan UMKM, unit yang menangani langsung proses penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA). Sistem ini merupakan implementasi amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, yang mengubah pendekatan perizinan usaha di Indonesia menjadi berbasis tingkat risiko kegiatan usaha.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa terlibat dalam beberapa aktivitas pelayanan, di antaranya mendampingi pelaku usaha dalam proses pembuatan akun dan penerbitan NIB melalui OSS, melakukan verifikasi kelengkapan berkas perizinan, memberikan layanan konsultasi kepada masyarakat terkait izin usaha mikro dan investasi, serta mengamati efektivitas sistem antrean dan pelayanan digital di kantor DPMPTSP.
Berdasarkan hasil pengamatan, prosedur pelayanan NIB di DPMPTSP Sidoarjo secara umum telah berjalan sistematis, mulai dari pembuatan akun OSS, pengisian data usaha dan pemilihan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), penetapan tingkat risiko usaha, hingga penerbitan NIB. Bagi usaha berisiko menengah hingga tinggi, proses dilanjutkan dengan pemenuhan sertifikat standar dan izin tambahan yang diverifikasi bersama organisasi perangkat daerah teknis terkait.
Meski demikian, ditemukan sejumlah tantangan di lapangan, terutama rendahnya literasi digital pelaku UMKM, keterbatasan jumlah petugas layanan pada jam sibuk, serta sosialisasi yang belum merata hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Kondisi ini menyebabkan sebagian pelaku usaha masih memilih datang langsung ke kantor dinas untuk meminta bantuan dalam mengurus perizinan.
Untuk mengatasi hal tersebut, DPMPTSP Kabupaten Sidoarjo telah menghadirkan sejumlah inovasi layanan, antara lain program “Sidoarjo OSS Corner” yang menempatkan pos pendampingan OSS di berbagai kecamatan, program “UMKM Legal” berupa pendampingan gratis bagi pengusaha baru bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM, serta sistem antrean digital dan layanan berbasis WhatsApp guna mengurangi kebutuhan tatap muka langsung.
Selama menjalani magang, mahasiswa juga mendapat arahan langsung dari Bapak Dian Ardianto, S.T. selaku pembimbing lapangan di DPMPTSP Kabupaten Sidoarjo, yang membimbing pelaksanaan tugas sehari-hari sekaligus memberikan wawasan praktis mengenai alur pelayanan perizinan di lapangan.
Kegiatan magang ini menjadi sarana penerapan teori administrasi publik yang dipelajari di bangku kuliah, sekaligus memberi mahasiswa pengalaman nyata dalam memahami tata kelola pelayanan publik di sektor perizinan usaha. Laporan hasil magang turut memuat rekomendasi perbaikan, seperti perluasan sosialisasi hingga ke desa, penambahan tenaga pelayanan, penguatan koordinasi lintas instansi, serta pengembangan fitur digital seperti chatbot dan dasbor pemantauan status permohonan NIB secara real time.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.