Langsung ke konten
Minggu, 13 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Karangasem, Desa Kedua Dinilai Lomba Kampung Pancasila

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Desa Karangasem, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, menjadi desa kedua yang menjalani penilaian Lomba Kampung Pancasila

Warga menyuguhkan atraksi pencak silat untuk menyambut kedatangan tim penilai Lomba Kampung Pancasila tingkat Kabupaten Pasuruan di Dusun Kutaan, Desa Karangasem, Kecamatan Wonorejo, pada Kamis (10/9/2026).

Warga menyuguhkan atraksi pencak silat untuk menyambut kedatangan tim penilai Lomba Kampung Pancasila tingkat Kabupaten Pasuruan di Dusun Kutaan, Desa Karangasem, Kecamatan Wonorejo, pada Kamis (10/9/2026).

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Desa Karangasem, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, menjadi desa kedua yang menjalani penilaian Lomba Kampung Pancasila tingkat Kabupaten Pasuruan, Kamis (10/9/2026).

Penilaian dipusatkan di Dusun Kutaan, salah satu dusun di Desa Karangasem. Kegiatan tersebut dihadiri tim penilai yang terdiri dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Pasuruan Nurul Huda, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Pasuruan, unsur TNI Dovik Sudarmanto, serta unsur Polri Bambang.

Kedatangan tim penilai disambut Pelaksana Tugas (Plt) Camat Wonorejo Hadimulyono bersama Kepala Desa Karangasem Umar, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga.

Baca juga: Karangasem Lumbang, Desa Keenam Dinilai Lomba Kampung Pancasila Kabupaten Pasuruan, Ada Testimoni Minoritas

Baca juga: Ngadirejo, Desa Ke Tiga Dinilai Lomba Kampung Pancasila Harmoni Lebih Setengah Abad

Dalam sambutannya, Nurul Huda memberikan apresiasi kepada Kecamatan Wonorejo karena dua desa di wilayah tersebut berhasil masuk dalam nominasi penilaian Lomba Kampung Pancasila.

“Apresiasi kepada Plt Camat Wonorejo. Ada dua desa yang masuk nominasi juara Kampung Pancasila,” ujar Nurul Huda.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim penilai dan berharap seluruh rangkaian penilaian di Desa Karangasem dapat berjalan dengan baik serta memberikan hasil terbaik.

“Selamat datang kepada tim penilai Kampung Pancasila di Desa Karangasem, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Mudah-mudahan akan mendapatkan hasil yang terbaik,” katanya.

Karangasem Punya Empat Dusun

Sementara itu, Kepala Desa Karangasem Umar menjelaskan, wilayah Desa Karangasem terdiri atas empat dusun, yakni Dusun Krajan, Trewung, Kutaan, dan Tegalan.

Menurut Umar, mayoritas masyarakat Desa Karangasem bekerja sebagai petani. Kehidupan sosial masyarakat juga diwarnai keberagaman etnis Jawa dan Madura serta keberadaan sejumlah pondok pesantren.

“Karangasem terdiri dari empat dusun, yaitu Krajan, Trewung, Kutaan, dan Tegalan. Mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani. Di sini juga ada masyarakat dari etnis Jawa dan Madura serta pondok pesantren,” jelasnya.

Iklan

Dari sisi pendidikan, lanjut Umar, mayoritas masyarakat Desa Karangasem mengenyam pendidikan tingkat menengah.

Dalam penilaian Lomba Kampung Pancasila kali ini, Dusun Kutaan menjadi lokasi yang dinilai oleh tim.

“Yang kita nilai hari ini adalah Dusun Kutaan,” terang Umar.

Tampilkan Budaya dan Potensi Ekonomi Warga

Atraksi pencak silat untuk menyambut kedatangan tim penilai Lomba Kampung Pancasila

Untuk menyambut kedatangan tim penilai, masyarakat Dusun Kutaan menampilkan berbagai potensi dan kegiatan yang menggambarkan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Sejumlah banner bertema Pancasila tampak berjajar di sepanjang lokasi kegiatan. Selain itu, warga juga menyuguhkan atraksi pencak silat sebagai bentuk pelestarian budaya dan kearifan lokal.

Tim penilai juga diperkenalkan dengan potensi ekonomi masyarakat, salah satunya peternakan telur puyuh milik Trisno.

Keberadaan peternakan tersebut menjadi salah satu gambaran aktivitas ekonomi produktif yang dikembangkan masyarakat sekaligus menunjukkan upaya warga dalam memanfaatkan potensi lingkungan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Lomba Kampung Pancasila sendiri tidak semata-mata menilai keberadaan atribut atau simbol Pancasila. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk melihat sejauh mana nilai-nilai Pancasila diterapkan dalam kehidupan masyarakat, mulai dari gotong royong, toleransi, persatuan, pelestarian budaya hingga pemberdayaan ekonomi.

Melalui penilaian tersebut, masyarakat Desa Karangasem, khususnya Dusun Kutaan, berupaya menunjukkan bahwa semangat Pancasila dapat diwujudkan melalui kehidupan sosial masyarakat yang rukun, produktif, dan saling menghargai di tengah keberagaman.

Dengan keberagaman masyarakat Jawa dan Madura, kehidupan pesantren, budaya lokal, serta aktivitas ekonomi warga, Karangasem memiliki modal sosial yang kuat untuk terus memperkokoh persatuan dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila dari tingkat dusun hingga desa.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.