MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Suasana keakraban yang hangat mencairkan ketegangan di tengah denyut nadi ekonomi Pasar Klojen, Kota Malang, pada Selasa (8/9/2026). Di sela-sela kesibukan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang sedang melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan bahan pokok, sebuah pemandangan menarik tersaji ketika Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi, memilih merangkul masyarakat secara langsung.
Alih-alih sekadar memantau fluktuasi harga dari satu kios ke kios lainnya, Kombes Pol.
Danang menyempatkan diri untuk rehat sejenak dan berinteraksi tanpa sekat dengan para pedagang. Dalam momen peninjauan lapangan tersebut, pucuk pimpinan Polresta Malang Kota ini tampak santai duduk berdampingan dengan seorang pria lansia yang rupanya merupakan salah satu pedagang paling senior di pasar legendaris kebanggaan warga Malang itu.
Sembari mengamati aktivitas jual beli, perbincangan mengalir begitu saja layaknya obrolan santai antarwarga. Sang pedagang lansia menceritakan kepingan perjalanannya berdagang kepada pihak kepolisian. Ia mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam karena telah menggantungkan nasib dan berjualan di Pasar Klojen selama empat dekade. Lebih jauh, pedagang tersebut juga menyelipkan pujian atas transformasi fisik bangunan pasar yang kini dinilainya semakin tertata rapi, bersih, dan jauh lebih nyaman dibandingkan era sebelumnya.
Baca juga: Polresta Malang Kota Kedepankan Pendekatan Humanis, Dorong Rehabilitasi Korban Narkoba
“Tadi, bapak itu menyampaikan jika sudah jualan di pasar ini (Klojen) selama 40 tahun, dan sekarang pasarnya sudah bagus,” ungkap Kombes Pol. Danang saat menceritakan kembali isi obrolannya kepada awak media di lokasi.
Pendekatan dialogis dari hati ke hati yang ditunjukkan oleh jajaran Polresta Malang Kota ini menjadi wujud nyata dari komitmen kuat kepolisian dalam mengimplementasikan pelayanan yang humanis di ruang publik. Selain menjalankan tugas pokok mengamankan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bersama TPID, metode turun langsung dan berbaur ini dinilai sebagai cara paling efektif untuk menyerap aspirasi, informasi penting, hingga keluh kesah paling riil dari masyarakat akar rumput.
Melalui interaksi yang bersahaja di sudut Pasar Klojen, pihak kepolisian terus berupaya merawat kedekatan emosional guna mempertebal kepercayaan publik (Public trust). Langkah proaktif ini menjadi fondasi penting yang diharapkan dapat terus berkesinambungan demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sekaligus merajut hubungan harmonis yang tak berjarak antara institusi Polri dan warga Kota Malang.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.