Sorotan
SURAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM: Belasan wartawan dari berbagai daerah dengan jarak ratusan kilometer berkumpul di Griya Solopos pada 29–30 Agustus demi menjemput kompetensi kewartawanan.
Mereka datang dengan karakter yang berbeda, sesuai dengan ciri khas daerah masing-masing.
Namun, di gedung Griya Solopos, mereka disatukan dengan kebersamaan latar belakang yakni sebagai wartawan yang siap diuji kompetensinya.
Pengujian kompetensinya terbagi ke tiga jenjang, yakni Muda, Madya, dan Utama yang dibagi lagi menjadi beberapa kelompok.
Baca juga: KAI Daop 7 Madiun Bangun Fasilitas JPL di 13 Titik
Wartawan Jatimsatunews Ikut UKW 2026 di Solopos
Salah satu peserta datang dari media JATIMSATUNEWS.COM, bernama Galuh dari Kota Madiun.
Ia dinyatakan kompeten di UKW yang diselenggarakan oleh Solopos Media Group pada Minggu, 30 Agustus.
Ia pun membagikan suasana di ruang ujian yang semula tegang berubah menjadi santai dan bercampur canda.
Para peserta didampingi oleh penguji yang ramah dan berpengalaman.
Melalui agenda ini, banyak pengalaman dan ilmu tentang dunia kewartawanan yang terbagikan dan terserap dengan rasa persaudaraan, tanpa saling menggurui.
Apresiasi Solopos dan Pimpinan Jatimsatunews
Dalam sambutannya, Rini Yustiningsih selaku pimpinan redaksi Solopos menyampaikan bahwa beraneka ragam latar belakang wartawan yang datang dari penjuru daerah harus dipahami dan dimengerti dalam menjalankan kompetensi wartawan.
“Pada dasarnya, semua sama dalam menjalankan profesi kewartawanan yang tetap memegang prinsip etika kode etik wartawan,” tuturnya.
Ia juga menegaskan Solopos mengadakan UKW dua kali dalam setahun dengan peserta dari berbagai daerah.
Melalui UKW ini, diharapkan semua wartawan yang mengikutinya dapat menjalankan profesi lebih kompeten pasca-ujian.
Lebih lanjut, Syifaul Arifin, Ketua Solopos Institute menuturkan bahwa 15 peserta UKW mulai dari jenjang Muda, Madya, dan Utama dinyatakan berkompeten.
Ia menegaskan bahwa tahap ini merupakan awal untuk meningkatkan dan mengembangkan karya tulis yang selalu mengedepankan kode etik dan etika saat menjalankan profesi wartawan.
Tujuan dari uji kompetensi ini adalah semua narasi berita yang dipublikasikan wartawan di kemudian hari sudah siap dipertanggungjawabkan.
“Setelah mendapatkan sertifikat jangan sampai jemawa. Tetap mengeksplorasi kemampuan serta terus belajar,” imbau Syifaul.
Sementara itu, pimpinan perusahaan PT Jatim Satu News Media, Anis Hidayatie mengapresiasi adanya UKW yang diselenggarakan oleh Solopos.
“Alhamdulillah, saya ucapkan selamat kepada peserta UKW yang dinyatakan kompeten,” ujarnya, Senin (31/8).
Ia berharap, dengan adanya UKW bisa memacu semangat dan motivasi wartawan dalam menjalankan tugas sesuai kaidah wartawan.(DNY)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.