Langsung ke konten
Minggu, 23 Agustus 2026
Headline Relik Dmitry Donskoy Ditemukan Utuh di Kremlin, Putin Tinjau Makam
Nasional

Turun Langsung Ikut Lomba Gendong Istri HUT RI-81 dan HUT Partai Demokrat di Lumbang Pasuruan, DRPD Provinsi Jatim Nauval Alghifary Beri Hadiah Kunci Hotel

Juara lomba Gendong istri bersama Nauval Al Ghifari dan istri

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Lomba gendong istri, salah satu atraksi paling menarik dalam Lomba Rakyat Partai Demokrat di Desa Karangjati, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Minggu (23/8/2026).

Berbeda dari lomba gendong istri pada umumnya, peserta di Karangjati harus menaklukkan lintasan yang menanjak. Para suami dituntut menjaga keseimbangan sambil mengerahkan tenaga untuk membawa pasangan hingga garis finis.

Semakin menarik karena dibuka langsung oleh M. Nauval Alghifary, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pasuruan, bersama istrinya.

Selain Nauval dan sang istri, Koramil serta Kepala Desa Karangjati juga turut berpartisipasi bersama pasangan masing-masing.

“Luar biasa, saya ikut berpartisipasi. Dulu hanya menyaksikan, sekarang merasakan lomba gendong istri ini sendiri,” ujar Nauval sembari bercanda setelah mengikuti lomba.

Sang istri juga mengaku merasakan pengalaman yang tidak biasa tersebut.

“Wah luar biasa, ternyata bisa sampai finis,” katanya.

Kehadiran Nauval bersama sang istri membuat suasana perlombaan semakin meriah. Warga tidak hanya menyaksikan peserta berlomba, tetapi juga menikmati kebersamaan ketika tokoh masyarakat dan aparat setempat ikut membaur dalam permainan rakyat.

Untuk mendukung lomba ini Nauval memberikan hadiah khusus yang cukup menarik bagi pemenang lomba.

“Nomor satu saya tambah kasih hadiah kunci hotel,” ujar Nauval.

Nauval mengajak masyarakat untuk menikmati perayaan kemerdekaan dengan penuh kegembiraan.“Pada hari ini, tanggal 23 Agustus 2026, kita senang-senang. Kita bergembira. Jangan sampai kita susah atau memikirkan utang. Hari ini kita bersenang-senang bersama,” kata Nauval.

Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk memberikan ruang hiburan sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme warga Karangjati yang menurutnya selalu meriah setiap kali menggelar kegiatan masyarakat.

“Kalau acara di Karangjati ini memang pasti meriah. Makanya saya selalu menghadiri acara di sini ,” ungkapnya.

Nauval Al Ghifari menggendong istri (tengah) bersama kades dan Koramil ikut lomba.

Nauval berharap rangkaian kegiatan desa yang berlangsung setelah acara tersebut juga dapat berjalan sukses.

Lomba rakyat di Karangjati merupakan bagian dari kegiatan yang digelar Partai Demokrat secara serentak di berbagai daerah di Indonesia pada 23 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut mampu memeriahkan suasana kemerdekaan sekaligus memperkuat kedekatan kader Partai Demokrat dengan masyarakat.Nauval menegaskan, kegiatan di Karangjati dilaksanakan dengan dukungan internal dan tidak mengandalkan sponsor dari pihak luar.

“Tidak ada sponsor luar. Mulai dari acara, hadiah, sampai kegiatan ini berjalan, semuanya kami support. Luar biasa, masyarakat sangat antusias,” tegasnya.

Menurut Nauval, semangat kegiatan bukan hanya soal perlombaan atau hadiah. Lebih dari itu, kegiatan rakyat menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan mendengar aspirasi masyarakat secara langsung.

“Harapannya ke depan, Partai Demokrat akan selalu seperti ini, mengikuti kegiatan masyarakat. Sambil bergembira bersama, kami juga bisa mendengarkan aspirasi masyarakat,” jelasnya.

Kepala Desa Karangjati turut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan keterlibatan Nauval dalam kegiatan masyarakat di wilayahnya.

Menurutnya, dukungan terhadap kegiatan warga dapat dirasakan secara langsung dan memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan desa.

“Dari kegiatan beliau itu betul-betul kita rasakan. Terima kasih, mudah-mudahan tahun berikutnya bisa terus terlaksana,” ujarnya.

Rangkaian Lomba Rakyat di Desa Karangjati tidak hanya menghadirkan perlombaan gendong istri. Sejumlah permainan khas Agustusan lainnya seperti makan kerupuk dan memasukkan paku ke dalam botol turut memeriahkan acara.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pawai atau karnaval kemerdekaan yang menampilkan kreativitas warga. Hadiah jutaan rupiah dan berbagai doorprize juga disiapkan untuk meningkatkan antusiasme masyarakat.

Bagi warga Karangjati, keseruan lomba gendong istri menjadi salah satu momen yang sulit dilupakan. Bukan semata karena siapa yang menjadi pemenang, melainkan karena para suami dan istri bisa tertawa serta bersaing secara sportif dalam suasana penuh keakraban.

Di tengah berbagai kesibukan dan persoalan kehidupan sehari-hari, sehari di Karangjati itu warga memilih bergembira bersama.

Lomba gendong istri pun bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi simbol kekompakan pasangan, gotong royong warga, dan semangat merayakan kemerdekaan bersama.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.