PASURUAN|JATIMSATUNEWS.COM:
PASURUAN – MTsN 5 Pasuruan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid MTsN 5 Pasuruan, Ahad (23/8/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Dengan Akhlak Nabi Kita Bangun Generasi yang Beriman dan Berkarakter.”
Peringatan Maulid Nabi diikuti oleh siswa dan seluruh warga madrasah. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diisi berbagai rangkaian acara keagamaan.
Baca juga: MTsN 5 Pasuruan Rayakan Milad Ke-28 Dengan Jumat Sejirah dan Khatam Al-Qur’an 30 Juz
Baca juga: Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Di MTsN 5 Pasuruan Berlangsung Khidmat dan Penuh Hikmah
Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan puisi Al-Qur'an dari Surah Al-Fil, nasyid Maulid Nabi, serta pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari Ketua Panitia Hasan Hadi, S.Pd., yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, serta Kepala MTsN 5 Pasuruan, H. Ivan Wahyudi, S.Pd.
Dalam sambutannya, H. Ivan Wahyudi menyampaikan pentingnya membangun budi pekerti atau akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keteladanan Nabi Muhammad SAW harus menjadi pedoman bagi para siswa dalam membentuk karakter.
Ia mengajak seluruh siswa untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan dengan mencontoh akhlak Baginda Nabi Muhammad SAW sejak dini. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para siswa dalam menjalani kehidupan bermasyarakat setelah menyelesaikan pendidikan di MTsN 5 Pasuruan.
“Penting bagi kita untuk memiliki budi pekerti atau akhlakul karimah. Mari kita tingkatkan ibadah dan amal kebaikan dengan mencontoh Baginda Nabi Muhammad SAW mulai dari sekarang,” pesannya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh H. M. Yahya, M.Pd.I., yang juga merupakan Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Madrasah Diniyah (FKDT Madin) Kabupaten Pasuruan.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Yahya mengajak para siswa untuk lebih mengenal perjalanan kehidupan Nabi Muhammad SAW sekaligus meneladani akhlak beliau. Menurutnya, kisah kehidupan Rasulullah SAW tidak cukup hanya diketahui, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
“Kita harus mengenal kisah Nabi agar kita mengetahui keteladanan beliau. Akhlak Nabi Muhammad SAW harus menjadi contoh bagi kita dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan para siswa mengenai pentingnya menjaga salat sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Para siswa diminta tidak menyia-nyiakan kesempatan selama masih diberikan kesehatan dan kehidupan.
“Ketika kita masih diberi kesempatan, jangan meninggalkan salat. Mari kita jaga salat karena salat merupakan kewajiban kita kepada Allah,” pesannya kepada para siswa.
Dalam tausiyah tersebut, Ustaz Yahya juga menyampaikan sejumlah kisah keteladanan Rasulullah SAW, termasuk sikap kasih sayang dan sifat pemaaf yang ditunjukkan Nabi Muhammad SAW kepada orang lain.
Kisah tersebut menjadi pengingat bagi para siswa agar tidak mudah membalas keburukan dengan keburukan. Sebaliknya, umat Islam diajarkan untuk tetap berbuat baik meskipun mendapatkan perlakuan yang kurang baik dari orang lain.
“Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk tetap berbuat baik meskipun mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari orang lain,” ungkapnya.
Selain itu, Ustaz Yahya menyampaikan kisah Alqomah sebagai salah satu pelajaran penting mengenai kewajiban seorang anak untuk berbakti kepada orang tua. Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa hubungan antara anak dan orang tua memiliki kedudukan yang sangat penting dalam kehidupan seorang muslim.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, MTsN 5 Pasuruan tidak hanya mengajak para siswa untuk mengenal sejarah kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga mendorong mereka agar mampu menerapkan akhlak dan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum bagi seluruh warga madrasah untuk memperkuat nilai keimanan, meningkatkan ibadah, serta membangun karakter siswa agar menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, berkarakter, dan mampu mengamalkan keteladanan Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat.(SM)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.