Langsung ke konten
Jumat, 21 Agustus 2026
Headline KAI Daop 7 Madiun Tambah Kapasitas Rangkaian, Akomodir Lonjakan Penumpang Libur Panjang HUT ke-81 RI
Kota Malang

LSP UIN Malang Terima Kunjungan LSP UIN Raden Fatah Palembang, Bahas Penguatan Sertifikasi Kompetensi

LSP UIN Malang Terima Kunjungan LSP UIN Raden Patah Palembang

LSP UIN Malang Terima Kunjungan LSP UIN

LSP UIN Malang Terima Kunjungan LSP UIN Raden Patah Palembang
LSP UIN Malang Terima Kunjungan LSP UIN


MALANG| JATIMSATUNEWS.COM: Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P-1 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menerima kunjungan LSP P-1 UIN Raden Fatah Palembang di ruang meeting Kantor LSP, Gedung Oesman Mansoer, Kamis (20/8). Pertemuan tersebut menjadi media berbagi pengalaman dan penguatan sinergi dalam pengembangan sertifikasi kompetensi mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam pertemuan tersebut, Direktur LSP UIN Malang, Ahmad Ghozi memaparkan pelaksanaan proses asesmen yang tengah berlangsung pada 18–20 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 120 asesi dengan sejumlah skema sertifikasi yang dilaksanakan melalui proses asesmen kompetensi.
Tidak hanya mendapatkan pemaparan di ruang meeting, rombongan LSP P-1 UIN Raden Fatah Palembang juga berkesempatan meninjau secara langsung proses uji sertifikasi pada salah satu skema yang sedang diujikan. Kunjungan lapangan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai pelaksanaan asesmen, interaksi antara asesor dan asesi, serta mekanisme uji kompetensi yang diterapkan LSP UIN Malang.
Ghozi menjelaskan, penyelenggaraan sertifikasi di lingkungan perguruan tinggi tidak dapat dilepaskan dari dukungan pimpinan institusi. Dukungan tersebut, kata dia, dimulai dari tingkat rektorat hingga wakil dekan bidang kemahasiswaan dan ketua program studi.
“LSP dan seluruh proses uji kompetensi yang dilakukan tidak bisa berdiri sendiri. Dukungan pimpinan, mulai dari rektor, wakil dekan bidang kemahasiswaan, hingga ketua program studi, menjadi bagian penting dalam pengembangan sertifikasi,” ujar Ghozi.
Menurutnya, pimpinan UIN Malang secara konsisten menyuarakan pentingnya sertifikasi kompetensi sebagai bagian dari upaya menyiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi yang diakui dan lebih siap memasuki dunia kerja.
“Mahasiswa tidak cukup hanya memiliki ijazah. Mereka juga perlu memiliki kompetensi yang dibuktikan melalui sertifikasi, sehingga ketika memasuki dunia kerja memiliki bekal yang lebih kuat,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Ghozi didampingi Manajer Sertifikasi Dien Nur Chotimah, M.Pd.; Manajer Administrasi Nora Ria Retnasih, M.E.; Manajer Keuangan apt. Alifia Putri Febriyanti, S.Farm., M.Farm.Klin.; serta Manajer Mutu Okta Komarudin Aziz, M.Si.
Sementara dari LSP P-1 UIN Raden Fatah Palembang hadir Sekretaris LSP Dr. Titin Hartini, S.E., M.Si., CRA, CRP, didampingi Manajer Sertifikasi Oki Sania Riski, S.E., M.E.
Titin menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan LSP UIN Malang dalam menerima kunjungan sekaligus berbagi informasi mengenai pengelolaan dan pengembangan LSP. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh dari pertemuan tersebut menjadi masukan penting bagi pengembangan LSP UIN Raden Fatah Palembang.
Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu berjalan dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kedua lembaga saling bertukar informasi mengenai perkembangan LSP, pengelolaan sertifikasi, pelaksanaan asesmen, hingga strategi memperluas skema sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa.
Kunjungan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai forum berbagi pengalaman, tetapi menjadi bagian dari penguatan jejaring antarlembaga sertifikasi profesi di lingkungan perguruan tinggi Islam negeri. Kolaborasi dan pertukaran praktik baik dinilai penting untuk memastikan keberadaan LSP semakin mampu menjawab kebutuhan kompetensi mahasiswa dan tuntutan dunia kerja.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.