MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang membekali mahasiswa dengan keterampilan public speaking dan komunikasi manajerial melalui Student Training Program for MPI 2026. Pelatihan ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan mahasiswa menyampaikan gagasan, membangun komunikasi dengan pemangku kepentingan, serta menghadapi situasi komunikasi kelembagaan.
Mengusung tema “The Magnetic Speaker Mindset in The Digital Era”, kegiatan tersebut menghadirkan Aninda Tri Safinatun Najah, M.Pd., trainer BNSP sekaligus dosen UIN Malang, sebagai narasumber. Pelatihan menjadi bagian dari program pembinaan prestasi mahasiswa MPI tahun 2026.
Bagi mahasiswa MPI, public speaking tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara di hadapan banyak orang. Keterampilan tersebut juga menjadi bagian dari komunikasi manajerial yang dibutuhkan ketika mengelola lembaga pendidikan Islam.
Seorang pengelola madrasah atau pesantren, misalnya, dituntut mampu menyampaikan visi dan program lembaga, memimpin rapat, melakukan negosiasi dengan stakeholders, hingga membangun komunikasi publik yang mendukung citra kelembagaan.
Dalam pelatihan yang berlangsung secara interaktif tersebut, mahasiswa mendapatkan pembekalan mengenai teknik menyampaikan gagasan secara terstruktur (structured idea delivery), membangun pola pikir komunikatif, serta mengembangkan keterampilan komunikasi yang relevan dengan perkembangan era digital dan kecerdasan buatan.
Materi juga diarahkan pada situasi yang dekat dengan praktik manajemen pendidikan. Peserta dilatih menghadapi berbagai bentuk komunikasi kelembagaan, termasuk penyampaian program, diplomasi dengan pemangku kepentingan, hingga pengelolaan komunikasi ketika lembaga menghadapi persoalan atau isu publik.
Ketua Program Studi MPI FTIK UIN Malang, Ulfah Muhayani, MPP., Ph.D., menegaskan bahwa kemampuan komunikasi menjadi bagian penting dari kompetensi calon manajer pendidikan.
“Manajer pendidikan Islam tidak hanya harus ahli dalam menyusun perencanaan di atas kertas, tetapi juga wajib terampil menyuarakan dan memperjuangkan gagasan tersebut secara meyakinkan di hadapan publik,” ungkapnya.
Penguatan kompetensi tersebut juga diwujudkan melalui praktik dan simulasi. Peserta diberi kesempatan mengaplikasikan kemampuan komunikasi dalam konteks manajerial, antara lain melalui simulasi rapat pimpinan, presentasi Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah (RKAM), serta simulasi konferensi pers dalam menghadapi isu kelembagaan.
Kegiatan turut dihadiri Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FTIK UIN Malang, Dr. Muh. Yunus, M.Si., serta Ketua Program Studi MPI, Ulfah Muhayani, MPP., Ph.D.
Pelatihan dilaksanakan secara hybrid dan terbuka secara gratis dengan kuota terbatas. Peserta juga memperoleh sertifikat sebagai bagian dari luaran kegiatan.
Melalui kegiatan tersebut, Prodi MPI FTIK UIN Malang terus mengembangkan kapasitas mahasiswa tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, dan kemampuan menyampaikan gagasan secara efektif sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan pengelolaan lembaga pendidikan Islam.



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.