Langsung ke konten
Jumat, 28 Agustus 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Nasional

KKN 122 UMM Hadirkan Program Kesehatan untuk Warga Desa Ampelgading

KKN 122 UMM dalam program kesehatan masyarakat Desa Ampelgading

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM — KKN 122 UMM turut mendukung peningkatan pengetahuan dan kesadaran kesehatan masyarakat Desa Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, melalui sejumlah program kesehatan selama Agustus 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan KKN Berdampak 2026 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang dilaksanakan dengan melibatkan mahasiswa, tenaga kesehatan, kader, serta masyarakat desa.

Sejumlah kegiatan kesehatan yang dilakukan mencakup Medical Check Up (MCU) bersama Posyandu, penyuluhan stunting dan demensia, pemberian makanan tambahan (PMT), Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), perawatan luka diabetes, skrining Tuberkulosis (TBC), serta edukasi mengenai Isi Piringku dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

KKN 122 UMM Dukung Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Dalam pelaksanaan berbagai kegiatan tersebut, mahasiswa KKN tidak bertindak sebagai pengganti tenaga kesehatan. Mereka berperan membantu proses pelayanan melalui pendampingan masyarakat, edukasi, pemeriksaan bersama tenaga kesehatan, serta mendukung kelancaran kegiatan di lapangan.

Keterlibatan mahasiswa dilakukan dengan berkoordinasi bersama Puskesmas Tirtoyudo dan Puskesmas Pembantu Desa Ampelgading. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan sejumlah program kesehatan yang menyasar masyarakat di wilayah desa.

Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan, pencegahan penyakit, pemenuhan kebutuhan gizi, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam konteks pengabdian kepada masyarakat.

Edukasi Stunting hingga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Salah satu perhatian dalam program KKN 122 UMM adalah edukasi mengenai stunting. Penyuluhan dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya memperhatikan kesehatan dan pemenuhan gizi dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Selain stunting, mahasiswa juga terlibat dalam penyuluhan mengenai demensia. Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pengetahuan masyarakat mengenai isu kesehatan yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Materi kesehatan juga mencakup konsep Isi Piringku dan PHBS. Melalui materi tersebut, masyarakat mendapatkan informasi mengenai pentingnya pola konsumsi yang seimbang serta kebiasaan hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari.

Program edukasi dipadukan dengan kegiatan pelayanan kesehatan lainnya sehingga mahasiswa tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam mengikuti kegiatan yang telah diselenggarakan bersama tenaga kesehatan dan kader.

Baca : Cegah Stunting dari Bangku Sekolah: Prodi Kesehatan Masyarakat UM Kembangkan Sistem Pemantauan Gizi Remaja, Dukung Target Zero Stunting Nasional

KKN 122 UMM Terlibat dalam Skrining dan Pendampingan

Selain edukasi, mahasiswa turut membantu pelaksanaan skrining TBC serta kegiatan perawatan luka diabetes bersama pihak yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan.

Keterlibatan mahasiswa difokuskan pada aspek pendampingan dan dukungan teknis kegiatan sesuai arahan tenaga kesehatan. Hal tersebut dilakukan untuk membantu proses pelayanan berjalan lebih tertib sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang diperlukan.

Program lainnya adalah pemberian makanan tambahan (PMT) dan kegiatan BIAS. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa ikut mendukung pelayanan kesehatan yang menyasar kelompok masyarakat sesuai dengan kebutuhan masing-masing program.

Rangkaian kegiatan yang beragam tersebut menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa tidak hanya dilakukan melalui satu bentuk kegiatan. Pendekatan yang digunakan mencakup edukasi, pendampingan, pelayanan bersama tenaga kesehatan, hingga dukungan terhadap kegiatan Posyandu.

Tenaga Kesehatan Apresiasi Keterlibatan Mahasiswa

Kehadiran mahasiswa KKN 122 UMM mendapat respons positif dari tenaga kesehatan di wilayah Desa Ampelgading. Mahasiswa dinilai membantu pelaksanaan sejumlah kegiatan, terutama dalam pendampingan masyarakat dan penyampaian edukasi.

“Kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu kami dalam pelaksanaan berbagai kegiatan kesehatan di Desa Ampelgading. Mahasiswa turut aktif membantu pendampingan dan memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar perwakilan tenaga kesehatan.

Kolaborasi antara mahasiswa dan tenaga kesehatan tersebut menjadi salah satu faktor pendukung dalam pelaksanaan kegiatan selama masa pengabdian. Mahasiswa dapat membantu dari sisi sumber daya manusia, sementara tenaga kesehatan tetap menjalankan peran utama dalam pelayanan dan pemberian informasi kesehatan.

KKN 122 UMM Dorong Kesadaran Kesehatan Berkelanjutan

Melalui berbagai program tersebut, KKN 122 UMM berharap kontribusi mahasiswa dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Ampelgading, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan.

Pendekatan berbasis edukasi dan pendampingan diharapkan tidak berhenti selama program KKN berlangsung. Pengetahuan yang diperoleh masyarakat diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga kebersihan, memperhatikan pola konsumsi, melakukan pemeriksaan kesehatan, serta memahami pentingnya pencegahan penyakit.

Program kesehatan ini juga memperkuat semangat KKN Berdampak UMM yang menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai salah satu dasar pelaksanaan program pengabdian. UMM sendiri pada 2026 menerjunkan ribuan mahasiswa melalui program KKN Berdampak dengan orientasi pada pemberdayaan masyarakat dan penyelesaian persoalan di tingkat desa.

Ke depan, sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, kader, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus berjalan sehingga kegiatan kesehatan tidak hanya menjadi program selama masa KKN, tetapi turut mendukung terbentuknya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan secara mandiri dan berkelanjutan.

Baca: KKN UMM Sukseskan Program Prolanis Kaliasri

(Raf)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.