PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM — Memperingati Hari Besar Islam (HBI) Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah atau 25 Agustus 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan sosial khitan massal.
Kegiatan yang digelar di Kantor PCNU Kota Pasuruan tersebut merupakan pelaksanaan khitan massal ke-84. Agenda sosial ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus bentuk nyata komitmen NU dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pasuruan, H. M. Nailur Rochman, S.IP., M.Pd., M.M., beserta jajaran pengurus. Turut hadir Wakil Ketua Baznas Kota Pasuruan, Drs. H. Makmur Salim, M.Si., bersama jajaran serta sejumlah tamu undangan.
Khitan massal ke-84 ini diprakarsai oleh tiga lembaga di lingkungan PCNU Kota Pasuruan, yakni Lembaga Kesehatan NU (LKNU), Lembaga Kesejahteraan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU), dan LAZISNU PCNU Kota Pasuruan.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung sekitar tiga jam, mulai pukul 06.30 hingga 09.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar berkat sinergi antara pengurus NU, panitia, tenaga medis, relawan, serta berbagai badan otonom dan lembaga yang terlibat.
Dalam memberikan pelayanan medis, LKNU PCNU Kota Pasuruan bekerja sama dengan RSUD Dr. Soedarsono Kota Pasuruan. Sebanyak 15 tenaga medis diterjunkan untuk memberikan pelayanan kepada para peserta khitan.
Ketua Panitia Khitan Massal, H. Imron Rosadi, Amk., SE., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian NU kepada masyarakat, terutama membantu para orang tua yang ingin mengkhitankan putranya secara gratis.
“Motivasi kami mengadakan kegiatan ini yang pertama adalah membantu orang tua yang ingin mengkhitankan anaknya secara gratis dan bersama-sama. Yang kedua, kami berharap kegiatan ini mendapatkan keberkahan dari NU, terlebih dilaksanakan pada momentum Maulid Nabi Muhammad SAW,” ungkapnya.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut terbilang tinggi. Panitia sebelumnya menargetkan 100 peserta, namun jumlah pendaftar justru membeludak hingga mencapai 135 anak.
Sebelum menjalani proses khitan, setiap peserta terlebih dahulu mendapatkan pemeriksaan fisik oleh tenaga medis. Pemeriksaan dilakukan sejak proses pendaftaran sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi kesehatan dan kesiapan peserta sebelum tindakan medis dilakukan.
Menariknya, salah satu peserta khitan masih berusia delapan bulan. Balita tersebut mengikuti khitan karena memiliki kondisi medis tertentu yang mengharuskannya segera menjalani tindakan khitan.
Selama kegiatan berlangsung, panitia dan relawan menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing. Para relawan membantu menyiapkan sarana dan prasarana, sementara tenaga medis menangani peserta secara bergantian sesuai urutan yang telah ditentukan.
Ketua PC LAZISNU Kota Pasuruan, Irfan Effendi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya khitan massal ke-84 tersebut. Menurutnya, keberhasilan kegiatan sosial ini tidak terlepas dari kuatnya sinergitas antar-lembaga di lingkungan PCNU Kota Pasuruan.
Irfan menyampaikan terima kasih secara khusus kepada LAZISNU, LKNU, dan LKKNU yang telah bersama-sama terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Selain itu, dukungan juga datang dari berbagai badan otonom PCNU Kota Pasuruan.
“Terima kasih kepada semua pihak, khususnya atas sinergitas antar-lembaga, LAZISNU, LKNU, dan LKKNU. Juga kepada badan otonom PCNU Kota Pasuruan yang ikut membantu, mulai dari IPNU, IPPNU, hingga Banser. Semuanya terlibat untuk membantu menyukseskan pelaksanaan kegiatan rutin khitan massal PCNU Kota Pasuruan yang ke-84 tahun 2026,” ujar Irfan Effendi.
Melalui kegiatan tersebut, PCNU Kota Pasuruan terus berupaya menghadirkan wajah NU yang dekat dengan masyarakat. Khitan massal secara gratis bukan hanya membantu meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar NU dalam memberikan pelayanan kesehatan sekaligus membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. (Miftah)
Baca juga: Menyongsong 1448 Hijriah, PCNU Kota Pasuruan Perkuat Gerakan Moral dan Ketahanan Generasi Muda
Baca juga: LBM PCNU Kota Pasuruan Bedah Hukum Poligami, Pernikahan Safih dan Pernikahan Beda Agama



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.