Babinsa Tulusrejo Koramil 0833-05/Lowokwaru, Serda Fajar (kiri), duduk santai sembari berdialog menyerap aspirasi dan berkoordinasi bersama anggota Linmas serta warga di Kelurahan Tulusrejo, Kota Malang, Minggu (20/9/2026). (Foto: Tim Babinsa, Istimewa)
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Upaya menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif sejatinya tidak selalu harus bertumpu pada agenda-agenda formal di balik meja. Percakapan santai sembari duduk bersama warga justru kerap menjadi jembatan paling efektif untuk menyelami dinamika sosial secara langsung.
Pendekatan humanis inilah yang terus dipelihara oleh Babinsa Kelurahan Tulusrejo Koramil 0833-05/Lowokwaru, Serda Fajar, melalui giat anjangsana dan komunikasi sosial (komsos) bersama warga serta anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (20/09/2026).
Di teras pos keamanan lingkungan dengan suasana yang penuh keakraban, Serda Fajar meluangkan waktu berbincang lepas dengan warga dan petugas Linmas setempat.
Berbagai topik mengalir wajar, mulai dari kabar situasi keamanan lingkungan, dinamika aktivitas keseharian warga, hingga mencari solusi bersama atas persoalan-persoalan sosial skala mikro yang kerap dijumpai di tengah masyarakat.
Bagi Serda Fajar, kehadiran di tengah masyarakat bukan sekadar rutinitas menggugurkan tugas pokok kewilayahan semata. Menurutnya, momen tatap muka langsung menjadi wadah terbaik untuk merawat kedekatan emosional sekaligus mendeteksi sedini mungkin potensi gangguan kamtibmas di wilayah binaannya.
“Kunci utamanya ada pada komunikasi. Melalui pertemuan rutin seperti ini, kita bisa saling mengenal lebih dekat dan langsung tahu dinamika riil apa yang sedang berkembang di lingkungan warga,” ujar Serda Fajar di sela-sela obrolan.
Dalam kesempatan tersebut, apresiasi turut diberikan kepada jajaran Linmas yang selama ini aktif menjadi garda terdepan penjaga ketertiban di tingkat akar rumput. Serda Fajar menegaskan bahwa sinergi segitiga antara Babinsa, unsur Linmas, dan masyarakat merupakan fondasi utama terwujudnya rasa aman dan nyaman di permukiman.
Iklan
Dialog terbuka tanpa sekat ini pun dimanfaatkan warga untuk menyampaikan masukan serta unek-unek secara leluasa. Di saat yang sama, Babinsa menyisipkan pesan kamtibmas dan imbauan agar seluruh elemen masyarakat tetap guyub rukun serta proaktif mengawasi keamanan lingkungannya masing-masing.
Kegiatan anjangsana ini menjadi cerminan bahwa ketahanan wilayah tidak semata-mata diukur dari keberadaan fisik aparat berseragam, melainkan dari tumbuhnya rasa saling percaya. Dari perjumpaan sederhana lahir komunikasi yang terbuka, yang kemudian memupuk kepedulian bersama demi merawat kedamaian warga Tulusrejo. (*)
Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.