Langsung ke konten
Minggu, 20 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Media Award Universitas Ma Chung Apresiasi Karya Jurnalistik, 7 Awak Media Terima Apresiasi

Media Award Universitas Ma Chung Apresiasi Karya Jurnalistik MALANG – Universitas Ma Chung memberikan apresiasi kepada insan pers melalui Media Award

Tujuh awak media raih Media Award Universitas Ma Chung

Tujuh awak media raih Media Award Universitas Ma Chung (Foto: Dok.pri Anis Hidayatie)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Universitas Ma Chung memberikan apresiasi kepada insan pers melalui Media Award, sebagai bentuk penghargaan terhadap karya jurnalistik sekaligus kontribusi media dalam menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat.
Dalam ajang tersebut, Bacamalang.com melalui wartawannya, Nedi Putra AW, meraih Juara I kategori Best News. Karyanya yang berjudul “Orasi Dies Natalis ke-19 Universitas Ma Chung: Belajar Nasionalisme dari Minke dan Pramoedya” dinilai sebagai karya terbaik dalam kategori tersebut.

Penghargaan Media Award menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan Universitas Ma Chung yang tidak hanya menghadirkan agenda pendidikan dan budaya, tetapi juga memberikan ruang apresiasi bagi media yang selama ini berkontribusi memberitakan berbagai kegiatan dan kiprah Universitas Ma Chung.

Baca juga: Lompatan 2 Dekade Universitas Ma Chung Malang: Dari Kampus Entrepreneur Menuju Trendsetter Pendidikan Global

Baca juga: Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Universitas Ma Chung dan Pemkot Malang Resmi Teken MoU Bidang Kesehatan

Wawan Eko Yulianto, Ph.D Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama mengatakan, Media Award merupakan bentuk apresiasi kampus kepada awak media yang selama ini memberikan dukungan melalui berbagai karya jurnalistik.

“Ini bentuk apresiasi kami untuk para awak media yang memberikan dukungan untuk Universitas Ma Chung selama ini dengan berbagai karya jurnalismenya,” ujar Wawan.

Menurutnya, karya yang diapresiasi tidak hanya berita dalam bentuk tulisan, tetapi juga berbagai produk jurnalistik lainnya, termasuk foto dan laporan jurnalistik.

Ini Daftar Pemenang Media Award Universitas Ma Chung

Dalam Media Award tersebut, sejumlah jurnalis dan media mendapatkan penghargaan dalam beberapa kategori.

Juara I – Best News diraih Nedi Putra AW dari Bacamalang.com, melalui karya berjudul “Orasi Dies Natalis ke-19 Universitas Ma Chung: Belajar Nasionalisme dari Minke dan Pramoedya.”

Juara II – Favourite News diraih Afnani Alifian dari Beritajatim.com, dengan karya berjudul “Cerita Orang-Orang Ma Chung: Menyebar Dampak, Menyemai Manfaat.”

Sementara Juara III – Favourite News diraih Maro dari Radar Malang, melalui karya berjudul “Perjalanan Prof Yufra Jadi Rektor Universitas Ma Chung, Pernah Tempuh 24 Kilometer demi Sekolah.”

Selain tiga juara utama tersebut, Universitas Ma Chung juga memberikan penghargaan Honourable Mention kepada tiga jurnalis, yakni:

1. Djoko Winahyu dari Malang Pariwara.
2. Noening Sukma Toni dari Malang Inspirasi.
3. Aniesday18 dari Jatim Satu News.

Untuk kategori radio, penghargaan diberikan kepada Radio Mas FM, dengan Tia Fauziah sebagai perwakilan, berdasarkan rata-rata total nilai 270,00.

Media Dinilai Punya Peran Besar

Wawan menilai keberadaan media memiliki peran penting dalam menjangkau berbagai kelompok masyarakat.

Di tengah perkembangan media sosial yang membuat informasi dapat tersebar dengan cepat, media tetap memiliki peran dalam menghadirkan informasi yang lebih mendalam melalui proses jurnalistik.

“Pengaruh media ini sangat besar karena media bagaimana kita bisa menjangkau berbagai kelompok masyarakat,” katanya.

Menurut Wawan, media sosial memang menjadi salah satu sarana untuk mempercepat penyebaran informasi. Namun, masyarakat tetap membutuhkan media yang mampu menghadirkan laporan dengan kedalaman dan kualitas.

“Media sosial itu mungkin hanya satu cara untuk menjangkau lebih cepat, tapi untuk lebih mendalam, media tetap penting,” ujarnya.

Iklan

Karena itu, Universitas Ma Chung memberikan apresiasi kepada berbagai jenis media, mulai dari radio, televisi, media cetak hingga media online.

Dorong Karya Jurnalistik Berkualitas

Pemberian Media Award sekaligus menjadi bagian dari upaya Universitas Ma Chung membangun sinergi dengan insan pers.

Bagi perguruan tinggi, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi mengenai kegiatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, prestasi mahasiswa maupun berbagai program kampus kepada publik.

Sebaliknya, melalui pemberitaan yang mendalam dan berimbang, masyarakat juga dapat memperoleh informasi mengenai kontribusi perguruan tinggi di tengah masyarakat.

Apresiasi melalui Media Award diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara Universitas Ma Chung dan media, sekaligus mendorong semakin banyak karya jurnalistik berkualitas.

Bersamaan dengan Agenda Pendidikan dan Budaya

Media Award menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan Universitas Ma Chung yang juga mengangkat pendidikan, budaya dan sejarah.

Dalam kegiatan tersebut, Universitas Ma Chung menghadirkan berbagai aktivitas budaya Tionghoa-Indonesia serta budaya lokal dengan melibatkan sejumlah komunitas.

Kegiatan tahun ini juga dilengkapi pemeriksaan kesehatan dan digelar pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu, agar masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk hadir.

Selain itu, terdapat museum yang mengangkat sejarah Sekolah Ma Chung periode 1946–1965.

Museum tersebut menampilkan hasil penelusuran sejarah berupa berbagai dokumen yang sebelumnya tersebar di tangan kolektor maupun pemilik pribadi, seperti rapor, peta, foto dan dokumen lainnya.

Hasil penggalian tersebut kemudian menjadi bagian dari dokumentasi sejarah Sekolah Ma Chung dan dituangkan dalam sebuah buku.

Beasiswa dan Dukungan Pendidikan

Di sisi lain, rangkaian kegiatan tersebut juga diwarnai dukungan terhadap dunia pendidikan.

Universitas Ma Chung memberikan beasiswa kepada lima mahasiswa Universitas Madiun dari Program Studi Mandarin dengan total nilai Rp25 juta.

Selain itu, terdapat dukungan buku untuk pengembangan pusat pembelajaran bahasa Mandarin dan budaya Tiongkok di perpustakaan.

Rangkaian kegiatan tersebut mempertemukan berbagai unsur, mulai dari pendidikan, budaya, sejarah, komunitas, masyarakat hingga media.

Melalui Media Award, Universitas Ma Chung menegaskan apresiasinya terhadap insan pers yang terus menghadirkan karya jurnalistik sebagai bagian dari upaya menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mengapresiasi karya para jurnalis dari berbagai platform media, baik online, cetak maupun radio. Ans

Dalam ajang tersebut, Bacamalang.com melalui wartawannya, Nedi Putra AW, meraih Juara I kategori Best News. Karyanya yang berjudul “Orasi Dies Natalis ke-19 Universitas Ma Chung: Belajar Nasionalisme dari Minke dan Pramoedya” dinilai sebagai karya terbaik dalam kategori tersebut.

Penghargaan Media Award menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan Universitas Ma Chung yang tidak hanya menghadirkan agenda pendidikan dan budaya, tetapi juga memberikan ruang apresiasi bagi media yang selama ini berkontribusi memberitakan berbagai kegiatan dan kiprah Universitas Ma Chung.

Wawan dari Universitas Ma Chung mengatakan, Media Award merupakan bentuk apresiasi kampus kepada awak media yang selama ini memberikan dukungan melalui berbagai karya jurnalistik.

“Ini bentuk apresiasi kami untuk para awak media yang memberikan dukungan untuk Universitas Ma Chung selama ini dengan berbagai karya jurnalismenya,” ujar Wawan.

Iklan

Menurutnya, karya yang diapresiasi tidak hanya berita dalam bentuk tulisan, tetapi juga berbagai produk jurnalistik lainnya, termasuk foto dan laporan jurnalistik.

Ini Daftar Pemenang Media Award Universitas Ma Chung

Dalam Media Award tersebut, sejumlah jurnalis dan media mendapatkan penghargaan dalam beberapa kategori.

Juara I – Best News diraih Nedi Putra AW dari Bacamalang.com, melalui karya berjudul “Orasi Dies Natalis ke-19 Universitas Ma Chung: Belajar Nasionalisme dari Minke dan Pramoedya.”

Juara II – Favourite News diraih Afnani Alifian dari Beritajatim.com, dengan karya berjudul “Cerita Orang-Orang Ma Chung: Menyebar Dampak, Menyemai Manfaat.”

Sementara Juara III – Favourite News diraih Maro dari Radar Malang, melalui karya berjudul “Perjalanan Prof Yufra Jadi Rektor Universitas Ma Chung, Pernah Tempuh 24 Kilometer demi Sekolah.”

Selain tiga juara utama tersebut, Universitas Ma Chung juga memberikan penghargaan Honourable Mention kepada tiga jurnalis, yakni:

1. Djoko Winahyu dari Malang Pariwara.
2. Noening Sukma Toni dari Malang Inspirasi.
3. Aniesday18 dari Jatim Satu News.

Untuk kategori radio, penghargaan diberikan kepada Radio Mas FM, dengan Tia Fauziah sebagai perwakilan, berdasarkan rata-rata total nilai 270,00.

Media Dinilai Punya Peran Besar

Wawan menilai keberadaan media memiliki peran penting dalam menjangkau berbagai kelompok masyarakat.

Di tengah perkembangan media sosial yang membuat informasi dapat tersebar dengan cepat, media tetap memiliki peran dalam menghadirkan informasi yang lebih mendalam melalui proses jurnalistik.

“Pengaruh media ini sangat besar karena media bagaimana kita bisa menjangkau berbagai kelompok masyarakat,” katanya.

Menurut Wawan, media sosial memang menjadi salah satu sarana untuk mempercepat penyebaran informasi. Namun, masyarakat tetap membutuhkan media yang mampu menghadirkan laporan dengan kedalaman dan kualitas.

“Media sosial itu mungkin hanya satu cara untuk menjangkau lebih cepat, tapi untuk lebih mendalam, media tetap penting,” ujarnya.

Karena itu, Universitas Ma Chung memberikan apresiasi kepada berbagai jenis media, mulai dari radio, televisi, media cetak hingga media online.

Dorong Karya Jurnalistik Berkualitas

Pemberian Media Award sekaligus menjadi bagian dari upaya Universitas Ma Chung membangun sinergi dengan insan pers.

Bagi perguruan tinggi, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi mengenai kegiatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, prestasi mahasiswa maupun berbagai program kampus kepada publik.

Sebaliknya, melalui pemberitaan yang mendalam dan berimbang, masyarakat juga dapat memperoleh informasi mengenai kontribusi perguruan tinggi di tengah masyarakat.

Iklan

Apresiasi melalui Media Award diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara Universitas Ma Chung dan media, sekaligus mendorong semakin banyak karya jurnalistik berkualitas.

Bersamaan dengan Agenda Pendidikan dan Budaya

Media Award menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan Universitas Ma Chung yang juga mengangkat pendidikan, budaya dan sejarah.

Dalam kegiatan tersebut, Universitas Ma Chung menghadirkan berbagai aktivitas budaya Tionghoa-Indonesia serta budaya lokal dengan melibatkan sejumlah komunitas.

Kegiatan tahun ini juga dilengkapi pemeriksaan kesehatan dan digelar pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu, agar masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk hadir.

Selain itu, terdapat museum yang mengangkat sejarah Sekolah Ma Chung periode 1946–1965.

Museum tersebut menampilkan hasil penelusuran sejarah berupa berbagai dokumen yang sebelumnya tersebar di tangan kolektor maupun pemilik pribadi, seperti rapor, peta, foto dan dokumen lainnya.

Hasil penggalian tersebut kemudian menjadi bagian dari dokumentasi sejarah Sekolah Ma Chung dan dituangkan dalam sebuah buku.

Beasiswa dan Dukungan Pendidikan

Di sisi lain, rangkaian kegiatan tersebut juga diwarnai dukungan terhadap dunia pendidikan.

Universitas Ma Chung memberikan beasiswa kepada lima mahasiswa Universitas Madiun dari Program Studi Mandarin dengan total nilai Rp25 juta.

Selain itu, terdapat dukungan buku untuk pengembangan pusat pembelajaran bahasa Mandarin dan budaya Tiongkok di perpustakaan.

Rangkaian kegiatan tersebut mempertemukan berbagai unsur, mulai dari pendidikan, budaya, sejarah, komunitas, masyarakat hingga media.

Melalui Media Award, Universitas Ma Chung menegaskan apresiasinya terhadap insan pers yang terus menghadirkan karya jurnalistik sebagai bagian dari upaya menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mengapresiasi karya para jurnalis dari berbagai platform media, baik online, cetak maupun radio.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.