Langsung ke konten
Minggu, 30 Agustus 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Jelajah Jawa: Rombongan Touring Maumere Lepas Lelah di Wakul Cemedhink Trucuk

BOJONEGORO| JATIMSATUNEWS.COM: Rombongan touring asal Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), singgah di Wakul Cemedhink Trucuk, pada Sabtu (29/8/2026), di

Senyum bahagia mengiringi momen perjumpaan kembali H. Antok Koesharjanto dengan sahabat sekaligus rekan bisnis lamanya, Pak Deny Lalitan, saat menghabiskan waktu santai di Wakul Cemedhink.

Senyum bahagia mengiringi momen perjumpaan kembali H. Antok Koesharjanto dengan sahabat sekaligus rekan bisnis lamanya, Pak Deny Lalitan, saat menghabiskan waktu santai di Wakul Cemedhink.

BOJONEGORO| JATIMSATUNEWS.COM: Rombongan touring asal Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), singgah di Wakul Cemedhink Trucuk, pada Sabtu (29/8/2026), di tengah perjalanan mereka mengelilingi Pulau Jawa.

Rombongan yang memulai perjalanan sejak 18 Agustus 2026 itu memanfaatkan waktu singgah untuk menikmati hidangan sekaligus beristirahat sejenak. Suasana semakin hangat ketika mereka menghabiskan waktu dengan karaoke bersama sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Kunjungan tersebut juga menjadi momen spesial bagi H. Antok Koesharjanto, founder GRHA BATUBELING, yang kembali bertemu dengan Pak Deny Lalitan, teman lama, sahabat, sekaligus partner bisnisnya sejak masa muda.

Baca juga: Ribuan Pramuka MTs se-Bojonegoro Padati Growgoland Dander dalam Ajang KEMBARA 2026

Baca juga: Ribuan Pramuka MTs se-Bojonegoro Padati Growgoland Dander dalam Ajang KEMBARA 2026

Rombongan motor touring bersiap di area luar Wakul Cemedhink untuk kembali memacu kendaraan dan melanjutkan rute perjalanan darat mereka mengelilingi Pulau Jawa.

“Pertemuan ini seperti memutar kembali memori masa muda. Setelah sekian lama menjalani jalan masing-masing, Wakul Cemedhink menjadi tempat kami kembali bersilaturahmi dan berbagi cerita,” tambah H. Antok.

Keduanya pernah bersama-sama merintis bisnis dari awal. Pertemuan di Wakul Cemedhink pun menjadi kesempatan untuk bernostalgia dan berbagi cerita setelah lama menjalani perjalanan masing-masing.

Bagi Wakul Cemedhink Trucuk, kedatangan rombongan dari Maumere menjadi salah satu cerita menarik dari perjalanan para tamu yang singgah. Tak sekadar tempat makan, Wakul Cemedhink menjadi ruang untuk beristirahat, menikmati suasana, dan mempererat silaturahmi sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.