Langsung ke konten
Jumat, 28 Agustus 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Inovasi Mahasiswa UM: HUSKIVA BAG, Tas Simpan Ikan Berbahan Sabut Kelapa Tahan 72 Jam

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) berhasil menciptakan

Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Negeri Malang (UM) berpose menunjukkan wujud produk HUSKIVA BAG, inovasi tas penyimpan ikan ramah lingkungan berbahan insulasi sabut kelapa.

Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Negeri Malang (UM) berpose menunjukkan wujud produk HUSKIVA BAG, inovasi tas penyimpan ikan ramah lingkungan berbahan insulasi sabut kelapa.

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) berhasil menciptakan HUSKIVA BAG, inovasi tas penyimpanan ikan berbahan dasar sabut kelapa yang dirancang khusus untuk aktivitas sport fishing. Inovasi yang diketuai oleh Ulfa Nur Azizah bersama dosen pendamping Dyah Palupi Rohmiati, M.Pd. ini lahir dari keluhan 187 responden asal 10 komunitas pancing terkait hasil tangkapan yang cepat busuk, bau amis, dan wadah penyimpanan konvensional yang tidak praktis.

Inovasi ini memanfaatkan limbah sabut kelapa yang telah melalui proses alkali treatment untuk meningkatkan efektivitas termalnya. Material tersebut kemudian dipadukan dengan aluminium foil, kain parasut tempel, serta poliester 300D menjadi sebuah sistem insulasi berlapis yang mampu menjaga kesegaran ikan hingga 72 jam.

“Kami ingin menghadirkan wadah penyimpanan ikan yang tidak hanya praktis digunakan oleh pemancing, tetapi juga memiliki inovasi dari sisi material. Sabut kelapa kami manfaatkan sebagai bagian dari insulasi termal sehingga material tersebut memiliki nilai guna yang lebih tinggi,” ujar Ulfa menjelaskan terobosannya.

Baca juga: MMD UB Kenalkan Ecoprint untuk Menumbuhkan Kreativitas Siswa SDN Sumberporong

Baca juga: Belajar, Berkembang, dan Bereksplorasi Melalui Student Development Program di SMP Negeri 1 Pandaan

Tas yang berhasil meraih pendanaan PKM 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini hadir dengan desain yang ringan, kedap air di bagian dalam, serta dilengkapi handle multifungsi dan tali bahu (shoulder strap). HUSKIVA BAG tersedia dalam varian medium berkapasitas 23 liter dan varian besar.

“Kami berusaha agar inovasi ini tidak berhenti pada fungsi penyimpanan saja. Dari sisi desain, kami juga mempertimbangkan bagaimana tas ini bisa dibawa dengan lebih mudah dan digunakan dalam aktivitas pemancingan,” jelas Ulfa lebih lanjut terkait keunggulan ergonomis tas rancangannya.

Pemanfaatan sabut kelapa ini menjadi langkah strategis yang sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) pada sektor konsumsi yang bertanggung jawab dan inovasi industri.

“Harapannya HUSKIVA BAG dapat menjadi alternatif bagi pemancing yang selama ini masih menggunakan berbagai jenis wadah penyimpanan yang kurang praktis. Kami juga ingin menunjukkan bahwa material seperti sabut kelapa masih dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai guna,” pungkas Ulfa optimis.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.