SAMPANG | JATIMSATUNEWS.COM: Proyek rabat beton yang bersumber dari APBD Kabupaten Sampang Tahun Anggaran 2026 menjadikan sorotan. Pasalnya, sejumlah bagian beton dilaporkan sudah mengalami keretakan meski pekerjaan masih baru dan belum sepenuhnya selesai.
Keretakan ditemukan Media Jatimsatunews bersama tim saat melakukan penelusuran pada 16 Agustus 2026.
Berdasarkan papan proyek, pekerjaan tersebut merupakan Rekonstruksi Jalan Lingkungan Paket I di Jalan Teuku Umar II, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, dengan nilai kontrak Rp397.796.000 dan penyedia CV Ardan Karya.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, rabat beton baru dikerjakan sehari sebelumnya, namun sudah terlihat retak di sejumlah titik.
“Ini baru kemarin mas dikerjakan, sudah terlihat banyak keretakan. Meski ada yang sudah diperbaiki, di titik lain sudah retak. Kami khawatir tidak akan bertahan lama,” ungkapnya.
Warga tersebut sempat menyebut nama H. Munir sebagai pihak yang mengerjakan. Namun, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, H. Munir membantah proyek tersebut miliknya.
“Itu bukan punyaku, tapi milik temanku Arik,” jawabnya.
Sementara Ari, saat dikonfirmasi mengenai keretakan tersebut, menyatakan akan segera melakukan perbaikan.
“Terima kasih infonya. Nanti saya segera lakukan perbaikan terkait keretakan tersebut,” jawab Ari.
Munculnya keretakan pada pekerjaan yang masih baru tersebut memunculkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan, kesesuaian spesifikasi teknis, serta pengawasan di lapangan. Sehingga kapasitas diragukan tidak akan bertahan lama.
Masyarakat berharap proyek yang menggunakan anggaran daerah tersebut dikerjakan sesuai standar dan memiliki kualitas sebagaimana ketentuan kontrak.
Media Jatimsatunews masih berupaya meminta konfirmasi kepada Dinas PUPR Kabupaten Sampang terkait kondisi pekerjaan dan langkah pengawasan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada respons.
Pewarta: Fach

