Langsung ke konten
Jumat, 4 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Nasional

Pembunuhan di Lowokwaru Dipicu Perselisihan Usai Transaksi Prostitusi Online

Penjelasan kronologi pembunuhan di jalan Gurami, Kota Malang 

MALANG, JATIMSATUNEWS — Kepolisian mengungkap motif di balik kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Gurami, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada Jumat, (27/12/25). Peristiwa tersebut dipicu perselisihan setelah transaksi hubungan badan berbayar yang disepakati melalui aplikasi tidak dapat diselesaikan oleh pelaku.

Berdasarkan keterangan polisi, pelaku dan korban sebelumnya sepakat melakukan hubungan badan dengan sistem pembayaran tertentu. Namun, setelah hubungan tersebut berlangsung, pelaku mengaku tidak memiliki uang untuk membayar jasa korban.

Situasi memanas ketika korban mengancam akan melaporkan perbuatan tersebut kepada masyarakat maupun aparat penegak hukum. Ancaman itu membuat pelaku merasa malu dan tertekan hingga akhirnya tersulut emosi.

“Karena ancaman akan dilaporkan, tersangka menjadi emosional dan muncul niat untuk menghabisi nyawa korban. Ini bukan pembunuhan berencana,” ujar pihak kepolisian dalam keterangannya.

Pelaku sempat menawarkan telepon genggam sebagai pengganti pembayaran. Namun, korban menolak karena barang tersebut dinilai tidak layak atau tidak dapat diuangkan.

Dalam kondisi emosi, pelaku keluar dari kamar menuju dapur dan mengambil sebilah pisau dapur. Senjata tersebut kemudian digunakan untuk menyerang korban.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami enam luka tusukan di area leher dan bawah leher,” lanjut polisi.

Pelaku diketahui berprofesi sebagai pekerja serabutan. Saat ini, tersangka telah diamankan oleh kepolisian dan proses penyidikan tengah berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Polisi menegaskan bahwa peristiwa ini merupakan tindak pidana yang terjadi secara spontan akibat konflik sesaat dan tidak masuk dalam kategori pembunuhan berencana. (raf) 

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.