Langsung ke konten
Rabu, 23 September 2026
Headline Self Awareness dalam Islam: Ketika Ilmu Menjadi Pembenaran Diri
Daerah

Kukuhkan Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor, GP Ansor Kota Malang Hadirkan Ulama Turki

Shekh Muhammad Fadil dari Turki Ikut Menyanyikan Indonesia Raya Dengan Khusyu’

Pengurus Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor PC
GP Ansor Kota Malang resmi dikukuhkan  oleh Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur pada
Minggu (12/1) di Aula PCNU Kota Malang. Hadir dalam acara tersebut, Rais
Syuriah PCNU Prof. Dr. Muhtadi Ridwan, para rais syuriah dan Kepala Kantor
Kementerian Agama Kota Malang, Gus Shampton, yang juga menjabat sebagai Wakil
Katib PCNU Kota Malang. Dalam sambutannya, Rais PCNU Kota Malang, KH. Prof. Dr.
Muhtadi Ridwan, M.Ag., memberikan pesan penuh semangat kepada 14 pengurus baru
MDS Rijalul Ansor yang dikukuhkan.

Sementara itu ditanya tentang kehadirannya, Kepala Kantor
Kementerian Agama menegaskan tentang pentingnya kolaborasi antara pemerintah
dan organisasi masyarakat, seperti GP Ansor yang selama ini telah terbukti
peran pentingnya dalam memajukan kehidupan beragama. “GP Ansor telah
menunjukkan komitmen kuat dalam mempromosikan moderasi beragama, Hal ini
sejalan dengan tujuan Kementerian Agama dalam menciptakan kerukunan umat
beragama,” ujar Gus Shampton. ” “Kolaborasi dengan ormas seperti
GP Ansor sangat penting untuk mencapai tujuan bersama dalam membangun
masyarakat yang religius dan harmonis,” ” tambahnya.

Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor memiliki peran
penting dalam melestarikan tradisi keagamaan NU, seperti sholawat dan tahlil,
serta memperkuat ukhuwah Islamiyah. Acara pengukuhan menjadi terasa sangat istimewa
dengan giat khataman dan ijazah Kitab Munajah Annuroniyah yang menghadirkan Prof.
Dr. Sayyid Syekh Muhammad Fadhil Al-Jilani dari Turki sebagai pemateri utama.

Iklan

Dalam sambutannya Sayyid Syekh Muhammad Fadhil al-Jilani
menyatakan bahwa Indonesia adalah negara kedua baginya. “saya mencintai
Indonesia terlebih Nahdlatul Ulama adalah kumpulan ulama yang terus tanpa lelah mensyiarkan cinta
Rasulullah dan Shekh Abdul Qadir al-Jilani.” tuturnya.

Syekh Muhammad Fadhil al-Jilani juga menjelaskan keistimewaan Tafsir al-Jilani karya Syekh Abdul Qadir Jilani dibanding kitab-kitab tafsir yang lain. “saya meneliti karya-karya Syekh Abdul Qadir Jilani selama 40 Tahun” tuturnya. 

Suasana spiritualitas begitu terasa dengan lantunan dzikir
dan sholawat yang mengiringi acara Pengukuhan Majlis Dzikir dan Shalawat
Rijalul Ansor PC. GP. Ansor yang dipimping Gus Ahmad Syifaurrahman dari Pesantren
Nurul Ulum Kacuk Malang. Para peserta tampak khusyuk mengikuti rangkaian
kegiatan.

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.