Langsung ke konten
Kamis, 1 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Islamic Education Fair Kembali Digelar di Royal Plaza Surabaya, Hadirkan Ragam Sekolah Islam Favorit

Pameran diikuti sejumlah sekolah Islam favorite ini di antaranya sekolah Al Falah, Al Hikmah, Muhammadiyah, Takmiriyah, dan Ponpes Al Amin Mojokerto.

Suasana acara Islamic Education Fair 2026, di Royal Plaza Surabaya, Rabu (30/9) siang.

Suasana acara Islamic Education Fair 2026, di Royal Plaza Surabaya, Rabu (30/9) siang. (Foto: Istimewa)

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Pameran pendidikan sekolah-sekolah favorite di Surabaya dan sekitarnya kembali digelar di Royal Plaza Surabaya, mulai Rabu (30/9) hingga Minggu (4/10) mendatang.

Pameran diikuti sejumlah sekolah Islam favorite ini di antaranya sekolah Al Falah, Al Hikmah, Muhammadiyah, Takmiriyah, dan Ponpes Al Amin Mojokerto. Kegiatan edukatif ini diselenggarakan oleh majalah Nurani.com. Rutin, setahun dua kali: pada Oktober dan Januari.

Pameran diadakan dengan tujuan utama memberi guidance (panduan) kepada orang tua/wali murid/wali santri untuk mendapatkan sekolah-sekolah Islam terbaik yang diminati.

Baca juga: FTIK UIN Malang dan Universiti Malaya Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

Baca juga: Baiturrahim Islamic Carnival 2026, Merawat Kerinduan Warga pada Karnaval yang Sarat Nilai

“Tujuan yang kedua adalah mempertemukan sekolah terbaik di Jawa Timur dengan calon wali murid. Supaya mereka tidak perlu keliling ke sekolah. Cukup keliling di sini sudah dapat informasi banyak,” kata Ketua Penyelenggara. Drs. H. Nur Cahya Hadi, saat ditemui seusai acara pembukaan.

Menurutnya, respons masyarakat cukup baik. Demikian juga peserta pameran juga terus bertambah setiap tahunnya. Pada acara kali ini ada tiga sekolah yang terpaksa tidak bisa ikut karena keterbatasan tempat.

Iklan

Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM) Surabaya tampil menjadi salah satu peserta Islamic Education Fair kali ini. Sekolah yang berdiri di tiga lokasi ini (Medokan Semampir, Keputih Tegal, dan Wiyung) menghadirkan stan dengan gaya clear dan bikin enjoy pengunjung. Terdapat sofa dan welcome drink:coffee. Gratis.

“Kami berharap pengunjung bisa duduk bersantai sambil menanyakan seluk beluk sekolah SAIM, mulai dari karakteristik, keunggulan, hingga model pembelajarannya yang khas,” kata Direktur SAIM, Aziz Badiansyah, M.MPd.

Di jelaskan, saat ini SAIM telah menerapkan kurikulum internasional Pearson Edexcel dari Inggris. Selain itu juga mengadopsi model pembelajaran Montessori demi pengembangan potensi siswa. Pembinaan karier juga menjadi concern untuk siswa level secondary school, agar ketika lulusan mereka tidak bingung lagi dalam menentukan pilihan studi lanjut maupun profesinya.

Sementara itu pada sisi utara terdapat stan perguruan Islam Raudlatul Jannah. Sekolah di kawasan Waru Sidoarjo ini memiliki satuan pendidikan mulai PG,TK, SD, SMP, hingga SMA. “Kami juga menyelenggarakan homeschooling, TPQ, dan tempat penitipan anak, khusus untuk wali murid yang bekerja di luar rumah sampai sore hari,” kata Nurul Hidayah, penjaga stan di sana. Sekolah ini menerapkan kurikulum Cambridge untuk meningkatkan kualitas lulusannya.

Tidak hanya pameran, acara Islamic Education Fair ini juga diramaikan dengan lomba tahfiz Al-Qur’an, storytelling, pidato bahasa Inggris, serta lomba mewarnai. Tersedia dua panggung tempat unjuk atraksi dan kreasi persembahan siswa. (ono)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.