Langsung ke konten
Selasa, 22 September 2026
Headline Self Awareness dalam Islam: Ketika Ilmu Menjadi Pembenaran Diri
Daerah

220 Pesilat Muda Padati Ma’arif Day 2026, Sinergi Pagar Nusa dan LP Maarif Kabupaten Malang

Sinergi Pagar Nusa dan LP Ma'arif Kabupaten Malang menyelenggarakan Ma'arif Day 2026 yang diikuti 220 pesilat muda.

Sinergi Pagar Nusa dan LP Ma'arif di Ma'arif Day 2026 yang diikuti 220 pesilat muda./dok.ROF

Sinergi Pagar Nusa dan LP Ma'arif di Ma'arif Day 2026 yang diikuti 220 pesilat muda./dok.ROF

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Sebanyak 220 pesilat muda dari sekitar 100 lembaga pendidikan berlaga dalam Kejuaraan Pencak Silat Pagar Nusa Ma’arif Day 2026.

Kejuaraan ini berlangsung di SMK Nusa Poncokusumo, Kabupaten Malang, Minggu (20/9).

Tingginya partisipasi peserta membuat arena kejuaraan sejak pagi dipenuhi pesilat, pendamping, dan suporter dari berbagai lembaga.

Baca juga: Menuju 2 Dekade: Bedah Sejarah Pagar Nusa Donomulyo, Dari Latihan di Masjid hingga Kaderisasi Atlet

Peserta Antusias Ikuti Ma’arif Day 2026

Kejuaraan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diselenggarakan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang dalam rangka memperingati Harlah ke-97 LP Ma’arif NU.

Peserta datang untuk mengukur kemampuan setelah menjalani latihan di perguruan masing-masing.

Di sisi gelanggang, para pendamping memberikan arahan, sementara dukungan rekan dan suporter membuat suasana pertandingan semakin hidup.

PIC kegiatan, Ahmad Bashori, S.Pd., mengatakan antusiasme peserta menjadi salah satu catatan penting dalam penyelenggaraan Ma’arif Day 2026.

“Antusiasme peserta sangat tinggi. Ini menjadi sinyal positif bagi sinergi antara Pagar Nusa Kabupaten Malang dan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Kejuaraan ini diikuti sekitar 100 lembaga dengan 220 atlet,” ujar Ahmad.

Menurut dia, besarnya partisipasi menunjukkan tingginya minat lembaga pendidikan terhadap pembinaan pencak silat.

Sinergi antara LP Ma’arif NU dan Pagar Nusa pun diharapkan dapat terus dikembangkan.

Pagar Nusa dan Ruang Kaderisasi

PIC kegiatan lainnya, M. Alfian Arief, S.H., melihat kejuaraan tersebut tidak hanya sebagai agenda kompetisi olahraga.

Menurutnya, Pagar Nusa memiliki posisi penting dalam pembinaan generasi muda di lingkungan pendidikan NU.

“Kalau di lingkungan Muhammadiyah ada perguruan pencak silat Tapak Suci, maka NU melalui LP Ma’arif NU memiliki Pagar Nusa,” kata Alfian.

Iklan

“Ini merupakan bentuk keseriusan untuk mencetak generasi muda NU yang berkarakter dan berhaluan Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdliyah,” imbuhnya.

Ia menilai sinergi antara lembaga pendidikan dan Pagar Nusa perlu diperkuat agar pembinaan pesilat muda berlangsung secara berkelanjutan.

Di gelanggang, para atlet diuji bukan hanya melalui kemampuan teknik, tetapi juga ketenangan, keberanian, sportivitas, dan kemampuan mengendalikan diri.

Sekolah mengembangkan pengetahuan, keluarga menanamkan nilai, sementara gelanggang memberi pengalaman langsung tentang kompetisi dan pengendalian diri.

Kejuaraan Ma’arif Day 2026 dibuka langsung oleh Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Malang, Saiful Anam.

Saiful Anam, Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Malang saat memberi pidato pada Ma'arif Day 2026./dok.ROF
Saiful Anam, Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Malang saat memberi pidato pembukaan pada Ma’arif Day 2026./dok.ROF

Baca juga: Menata Standar dan Menjaga Tradisi Pagar Nusa Kabupaten Malang

Berharap Lahir Bibit Atlet Baru

Kejuaraan tersebut ditutup oleh Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang, Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I.

Dalam pesannya, Abdul Malik menekankan pentingnya menjalani proses dengan bahagia agar potensi seseorang dapat berkembang secara optimal.

“Potensi manusia akan berkembang secara maksimal ketika ia menjalani prosesnya dengan bahagia. Karena itu, setiap anak perlu mendapatkan ruang untuk mengembangkan kemampuan yang dimilikinya,” ujar Abdul Malik.

Ia berharap Ma’arif Day 2026 melahirkan bibit-bibit atlet Pagar Nusa yang mampu berprestasi, memiliki karakter, dan berakhlakul karimah.

Abdul Malik juga berharap kejuaraan pencak silat tersebut dapat menjadi agenda tetap LP Ma’arif NU Kabupaten Malang.

Ratusan pesilat muda meramaikan Ma'arif Day 2026, agenda hasil sinergi Pagar Nusa dengan LP Ma'arif Kabupaten Malang./dok.ROF (edited)
Ratusan pesilat muda meramaikan Ma’arif Day 2026, sebuah hasil sinergi Pagar Nusa dengan LP Ma’arif Kabupaten Malang./dok.ROF (edited)

Dengan 220 atlet dari sekitar 100 lembaga, Ma’arif Day 2026 mempertemukan sekolah, perguruan, pelatih, dan pesilat muda dalam satu gelanggang.

Besarnya partisipasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pencak silat masih memiliki daya tarik kuat di kalangan pelajar.

Di tengah riuh pertandingan, Ma’arif Day 2026 menjadi ruang perjumpaan antara tradisi pencak silat dan dunia pendidikan—sebuah sinergi yang membuka jalan bagi lahirnya pesilat muda yang tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membawa nilai sportivitas dan akhlak dalam setiap langkahnya.(ROF)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.