Langsung ke konten
Sabtu, 19 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Sidoarjo

Jargas Hemat Pengeluaran Rumah Tangga hingga 40 Persen, Sidoarjo Usulkan Perluasan

JATIMSATUNEWS.COM, SIDOARJO — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui program jaringan gas (jargas) bumi bagi masyarakat. Program tersebut dinilai memberikan manfaat langsung bagi warga, terutama dalam menekan pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan energi gas.

Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn. mengatakan, penggunaan jargas dapat menghemat pengeluaran rumah tangga hingga 40 persen dibandingkan penggunaan tabung LPG.Hal tersebut disampaikan Bupati Subandi saat mendampingi Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman bersama jajaran pemerintah daerah dan kementerian terkait dalam peresmian sekaligus pengoperasian jargas di Desa Kalipecabean, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jumat (18/9/2026).

Bupati Subandi menyebutkan, Kabupaten Sidoarjo saat ini mendapatkan bantuan program jargas sebanyak 7.223 sambungan rumah (SR) yang tersebar di wilayah Kecamatan Waru dan Kecamatan Candi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan program Bapak Presiden yang telah diterima Kabupaten Sidoarjo terkait jargas untuk masyarakat Sidoarjo,” ujarnya.

Menurut Subandi, penggunaan jargas mampu menekan pengeluaran rumah tangga dibandingkan dengan penggunaan tabung LPG. Sebelumnya, masyarakat rata-rata membeli tiga tabung LPG per bulan dengan biaya sekitar Rp60 ribu hingga Rp65 ribu. Setelah menggunakan jargas, pengeluaran tersebut turun menjadi sekitar Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per bulan.

“Berarti, dengan menggunakan jargas ini bisa irit hingga 40 persen. Jadi, kami berharap terus dilanjutkan karena program ini untuk kerakyatan, program yang berdampak langsung kepada rakyat,” katanya.

Bupati Subandi berharap pengembangan jaringan gas terus diperluas di Kabupaten Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo berencana mengusulkan pembangunan jargas di wilayah Krian, termasuk Tropodo, dengan target sekitar 10.500 sambungan rumah (SR).

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman mengatakan, program jargas di Sidoarjo mencakup 7.223 sambungan rumah di Kecamatan Waru dan Kecamatan Candi.

Dudung mengapresiasi dukungan Pemkab Sidoarjo yang dinilai turut mempercepat pelaksanaan program di lapangan.“Dengan waktu yang singkat, semuanya bisa berjalan lancar dan didukung oleh kementerian terkait, terutama didukung oleh Bupati Sidoarjo,” ujarnya.

Iklan

Dudung juga meminta PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menjaga keandalan pasokan serta kualitas layanan seiring bertambahnya jumlah pelanggan. Ia mengingatkan masyarakat bahwa pemasangan jaringan jargas ke rumah penerima manfaat tidak dipungut biaya.

“Pemasangan jaringan pipa itu gratis dan tanpa biaya. Kalau ada oknum yang memanfaatkan situasi ini, segera dilaporkan,” tegasnya.

Saat berbincang dengan salah seorang warga Desa Kalipecabean, Linda, Dudung mendapat gambaran mengenai manfaat jargas bagi rumah tangga. Linda mengaku sebelumnya mengeluarkan sekitar Rp70 ribu per bulan untuk membeli tiga tabung LPG 3 kilogram.

Setelah menggunakan jargas, pengeluarannya turun menjadi sekitar Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per bulan.“Sekarang, dengan adanya jaringan gas, irit sampai setengahnya,” ujar Linda.

Bupati Subandi berharap dukungan pemerintah pusat terhadap program jargas terus berlanjut, terutama untuk pengembangan jaringan di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

“Mudah-mudahan dengan doa, terutama doa masyarakat Kabupaten Sidoarjo, insya Allah tahun 2027, Sidoarjo mendapatkan program jargas lagi,” harap Bupati Subandi.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.