BOJONEGORO | JATIMSATUNEWS.COM: Dalam rangka mengangkat potensi unggulan daerah, Kabupaten Bojonegoro bersiap menggelar hajatan besar bertajuk Pesona Daun Emas Bojonegoro 2026. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 26 hingga 27 September 2026 di Halaman GOR Utama Bojonegoro ini akan memadukan pesona festival tembakau dengan geliat UMKM, olahraga, seni budaya, hingga edukasi masyarakat.
Panitia penyelenggara merancang kegiatan ini dengan konsep festival terintegrasi. Mereka menegaskan bahwa acara ini tidak hanya sekadar berorientasi pada hiburan semata, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata sekaligus menjadi ajang promosi bagi daerah.
“Pesona Daun Emas ini kami rancang sebagai ruang pertemuan strategis. Di sini, petani tembakau, pelaku UMKM, dunia usaha, pemerintah, komunitas, dan masyarakat umum bisa saling berinteraksi dan berkolaborasi,” ungkap perwakilan panitia pelaksana.
Baca juga: KAI Daop 7 Madiun Terima Sertifikat Hak Pakai Aset dari ATR-BPN Bojonegoro
Tingginya antusiasme berbagai pihak terlihat dari banyaknya tenant yang dipastikan ambil bagian. Dari sektor industri tembakau, panitia mencatat keikutsertaan sejumlah perusahaan besar seperti PT Djarum Kudus, PT Indonesian Tobacco Tbk Malang, PT Gonusa Prima Distribusi, hingga PR Rejeki Barokah Blitar.
Sementara di sektor non-tembakau, pelaku usaha otomotif, perbankan, hingga ritel turut meramaikan gelaran tersebut.
Keterlibatan petani tembakau juga menjadi salah satu sorotan utama dalam festival ini. Panitia menyebutkan bahwa perwakilan petani dari berbagai kecamatan di Bojonegoro, seperti Malo, Kedungadem, Sugihwaras, hingga Trucuk, dipastikan hadir.
Bahkan, perwakilan petani dari Kabupaten Situbondo dan Sumedang juga diundang untuk berbagi pengalaman.
Selain memberi panggung bagi petani, sektor Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM turut mendapat ruang khusus. Kehadiran pengrajin kayu dari Kasiman, pelaku usaha jajanan khas Bojonegoro, hingga puluhan tenant binaan dinas terkait diharapkan mampu menarik minat pengunjung.
“Kehadiran para pelaku usaha dan UMKM ini kami harapkan dapat membuat kegiatan tidak hanya menjadi pusat keramaian, tetapi juga menjadi kesempatan emas bagi masyarakat untuk lebih mengenal, membeli, dan mempromosikan produk-produk lokal kita,” lanjut pihak panitia.
Untuk menambah semarak acara, panitia juga menyelenggarakan Funbike Bojonegoro 2026 yang akan melibatkan berbagai komunitas sepeda. Rute gowes bersama ini sengaja dirancang untuk sekaligus memperkenalkan keindahan wilayah Bojonegoro kepada para peserta. Di area utama, pengunjung akan disuguhi pameran, hiburan musik dari Mono Band dan Joe x Juliete, pentas kesenian daerah, hingga lomba linting tembakau dan pembagian doorprize.
Tidak berhenti pada hiburan, edukasi publik juga diwujudkan melalui sesi talkshow yang melibatkan ekosistem hulu hingga hilir tembakau. Sesi dialog ini direncanakan akan menghadirkan narasumber dari jajaran dinas terkait, Asosiasi Petani Tembakau Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan, hingga perwakilan pabrik tembakau.
Ketua Panitia Pesona Daun Emas 2026, usai melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, menaruh harapan besar agar kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi roda perekonomian masyarakat akar rumput.
“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menjadi event yang selesai dalam satu atau dua hari. Kami ingin ini menjadi momentum untuk mengangkat potensi Bojonegoro, menggerakkan ekonomi masyarakat, memberikan ruang luas bagi UMKM dan petani, serta memperkuat kebersamaan masyarakat secara keseluruhan,” tegas Ketua Panitia.
Guna memastikan kelancaran acara, panitia terus mematangkan koordinasi dengan berbagai instansi terkait, mulai dari unsur kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga BPBD. Selain itu, layanan cek kesehatan gratis dan aksi donor darah juga akan disiagakan di lokasi acara sebagai bentuk kepedulian sosial.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.