Langsung ke konten
Senin, 14 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Tiga Mahasiswi FTIK UIN Malang Raih Emas JAWARA II lewat Inovasi Media Pembelajaran

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Tiga mahasiswi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang meraih Gold Medal atau Juara 1 Cabang Inovasi Media Pembelajaran pada Final PORSI JAWARA II 2026. Prestasi tersebut diraih Saniya Alin Salsabila dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), bersama Fatimah Robiatus Tsaniyyah dan Puspaningrum Aprilia Rahmawati dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Final kompetisi berlangsung pada Sabtu, 13 September 2026, di Meeting Room Gedung FTIK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Tim UIN Malang tampil sebagai finalis ketujuh dari 10 tim yang lolos ke babak penentuan.

Capaian tersebut sekaligus menunjukkan kolaborasi lintas program studi di lingkungan FTIK. Saniya berasal dari PAI, sedangkan Fatimah dan Puspaningrum berasal dari PGMI. Ketiganya menggabungkan latar akademik masing-masing untuk membawa gagasan inovasi media pembelajaran ke panggung kompetisi.

Berbeda dengan kompetisi yang hanya menilai hasil akhir sebuah karya, babak final menuntut peserta mampu mempertanggungjawabkan gagasan melalui presentasi di hadapan dewan juri. Karena itu, tim UIN Malang tidak hanya harus membawa karya, tetapi juga menjelaskan gagasan dan nilai inovasi yang menjadi dasar pengembangannya.

Rangkaian final diawali dengan registrasi peserta dan persiapan teknis, kemudian dilanjutkan pembukaan, sambutan Ketua Cabang Lomba, serta penjelasan teknis dan tata tertib perlombaan. Setelah seluruh finalis mendapatkan arahan, peserta tampil secara bergantian sesuai urutan yang telah ditentukan.

Tim UIN Malang mendapat giliran tampil pada urutan ketujuh. Kesempatan tersebut menjadi ruang bagi Saniya, Fatimah, dan Puspaningrum untuk mempresentasikan inovasi media pembelajaran yang telah mereka siapkan sekaligus menunjukkan kemampuan dalam menyampaikan gagasan secara sistematis di hadapan dewan juri.

Iklan

Setelah seluruh finalis menyelesaikan presentasi, hasil perlombaan menempatkan tim UIN Malang di posisi tertinggi. Saniya, Fatimah, dan Puspaningrum dinyatakan sebagai Gold Medal atau Juara 1 Cabang Inovasi Media Pembelajaran PORSI JAWARA II 2026.

Bagi ketiganya, capaian tersebut tidak hanya menjadi hasil dari sebuah presentasi di babak final. Kompetisi menjadi ruang untuk menguji bagaimana gagasan pendidikan dikembangkan menjadi sebuah inovasi sekaligus dikomunikasikan kepada pihak lain secara meyakinkan.

Kolaborasi lintas program studi juga menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka. Perbedaan latar belakang PAI dan PGMI mempertemukan perspektif yang berbeda dalam satu tim, sementara tuntutan kompetisi mengharuskan ketiganya bekerja dengan tujuan yang sama.

Prestasi tersebut memperlihatkan bahwa ruang kompetisi dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa calon pendidik. Mereka tidak hanya dituntut memahami konsep pendidikan, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengembangkan gagasan, mengemasnya dalam bentuk karya, dan mempertanggungjawabkannya di hadapan publik.

Medali emas dari PORSI JAWARA II 2026 pun menjadi capaian bagi tiga mahasiswi FTIK UIN Malang yang berani membawa inovasi media pembelajaran ke arena kompetisi. Dari PAI dan PGMI, Saniya, Fatimah, dan Puspaningrum menunjukkan bahwa kolaborasi lintas disiplin dapat menjadi salah satu jalan untuk melahirkan karya dan prestasi mahasiswa.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.