MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Sebanyak 17 mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi bagian dari 110 mahasiswa yang mewakili UIN Malang dalam Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah (PORSI) JAWARA II PTKIN Se-Jawa dan Madura di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, 9–12 September 2026.
Keikutsertaan mahasiswa FTIK tersebar dalam berbagai cabang kompetisi olahraga, seni, dan ilmiah. Ajang tersebut mempertemukan mahasiswa PTKIN dari wilayah Jawa dan Madura dalam sejumlah nomor perlombaan, mulai dari tenis meja, bulutangkis, catur, taekwondo, futsal, bola voli, e-sport, wall climbing, dan pencak silat hingga MTQ, MHQ, kaligrafi, pop solo Islami, debat Bahasa Arab, debat Bahasa Inggris, debat konstitusi, LKTI, business plan, dan peradilan semu.
Bagi mahasiswa FTIK, keterlibatan dalam kompetisi tingkat regional tersebut menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman bertanding di luar lingkungan kampus. Persaingan antarmahasiswa PTKIN juga memberikan ruang untuk mengasah kepercayaan diri, kedisiplinan, kerja sama, dan sportivitas.
Dukungan terhadap delegasi FTIK diberikan jajaran pimpinan fakultas. Dekan FTIK UIN Malang, Prof. Dr. Marno, M.Ag., bersama Kepala Bagian Tata Usaha FTIK, Ari Prasetyo Hirmawan, SE., M.M., turut mendampingi mahasiswa selama rangkaian kegiatan JAWARA II.
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari dukungan fakultas terhadap pengembangan potensi mahasiswa di bidang nonakademik. Kehadiran pimpinan juga menunjukkan bahwa kompetisi mahasiswa dipandang sebagai bagian dari proses pengembangan kapasitas, bukan semata-mata ajang mengejar kemenangan.
Rangkaian PORSI JAWARA II dimulai dengan registrasi kontingen, technical meeting, gala dinner, dan pembukaan pada Rabu (9/9/2026). Kompetisi berbagai cabang kemudian dimulai pada Kamis (10/9/2026) dan berlangsung sesuai jadwal masing-masing perlombaan hingga rangkaian kegiatan berakhir.
Bagi kontingen UIN Malang, termasuk 17 mahasiswa FTIK, setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membawa nama almamater dalam kompetisi antarmahasiswa PTKIN. Hasil pertandingan nantinya menjadi bagian dari evaluasi atas proses persiapan yang telah dilakukan masing-masing peserta.
Keikutsertaan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pengembangan mahasiswa di FTIK tidak hanya berlangsung melalui aktivitas akademik di ruang kelas. Kompetisi regional seperti JAWARA II menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan, membangun pengalaman, dan belajar menghadapi persaingan secara sportif.
Sebanyak 110 mahasiswa UIN Malang yang berlaga dalam PORSI JAWARA II membawa misi yang sama untuk memberikan penampilan terbaik. Di dalamnya, 17 mahasiswa FTIK turut mengambil bagian dan membawa nama fakultas di berbagai arena kompetisi.



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.