Senator asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama (Ning Lia), memancarkan aura fresh dan elegan dalam balutan busana kasual bernuansa cerah yang nyaman dikenakan saat beraktivitas di luar ruangan.
SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Penampilan yang segar dan elegan nyatanya tidak selalu menuntut busana mahal atau riasan yang berlebihan. Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, S.H.I., S.Sos., S.Sos.I., M.E.I., membuktikan bahwa kenyamanan dan energi positif adalah kunci utama dalam menunjang aktivitas sehari-hari, terutama ketika harus turun langsung menyapa masyarakat.
Senator yang akrab disapa Ning Lia ini mengungkapkan bahwa tampil memesona berawal dari rasa nyaman terhadap diri sendiri. “Tampil fresh tidak harus berlebihan. Yang penting nyaman, serasi, percaya diri, dan tetap menjadi diri sendiri. Ketika kita nyaman dengan apa yang dikenakan, energi positif itu juga akan terasa,” ungkapnya.
Untuk menjaga aura positif tersebut, Ning Lia selalu membiasakan diri mengawali hari dengan senyum tulus. Ia meyakini bahwa senyuman sederhana mampu menghadirkan suasana hangat sekaligus membuat wajah terlihat jauh lebih cerah dan bersemangat. Lebih dari sekadar pakaian, sikap yang ramah dinilainya sebagai penyempurna penampilan. Dalam urusan berbusana, Ning Lia merekomendasikan pemilihan warna-warna hidup seperti biru, hijau, pastel, atau cream yang dipadukan secara serasi. Namun, ia mengingatkan agar setiap orang tidak sekadar membebek pada tren. Baginya, potongan busana wajib disesuaikan dengan postur tubuh masing-masing agar terlihat proporsional. “Setiap orang memiliki postur yang berbeda. Jadi, yang terpenting bukan sekadar mengikuti tren, tetapi memahami apa yang paling sesuai dengan diri kita,” paparnya.
Kecintaannya pada budaya lokal juga membuat Ning Lia konsisten menjadikan batik sebagai sentuhan khas dalam setiap penampilannya. Menurutnya, batik dapat dikreasikan menjadi gaya yang modern, fresh, sekaligus memancarkan keanggunan. “Saya mencintai batik karena setiap motif membawa identitas dan cerita tentang kekayaan Nusantara. Memakai batik juga menjadi salah satu cara menunjukkan rasa bangga terhadap Indonesia,” tegas perempuan berhijab ini.
Iklan
Bagi para pengguna hijab, ia menyarankan pemilihan model yang menunjang bentuk wajah dan tidak mengorbankan kenyamanan. Mengingat iklim Indonesia yang tropis, Ning Lia juga sangat selektif memilih material kain. Ia menyarankan penggunaan bahan yang ringan dan tidak terlalu tebal agar tubuh tetap leluasa bergerak saat jadwal sedang padat-padatnya.
Sebagai sentuhan akhir, ia memilih riasan natural yang dipertegas dengan pulasan lipstik berwarna cerah agar wajah tidak terlihat pucat. Ning Lia juga selalu memastikan busananya relevan dengan agenda yang dihadiri. “Menyesuaikan pakaian dengan agenda adalah bagian dari menghargai kegiatan dan orang-orang yang kita temui,” jelasnya.
Pada akhirnya, Ning Lia menegaskan bahwa pakaian serapi apa pun tidak akan membekas tanpa diimbangi oleh sikap yang baik dan rasa percaya diri. Ia mengajak semua perempuan untuk berani tampil otentik. “Tidak perlu menjadi orang lain untuk terlihat menarik. Kenali diri sendiri, tampil nyaman, dan percaya diri. Sederhana pun bisa tetap elegan,” pungkasnya.
Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.