MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Lowokwaru bersama Lazismu Kota Malang menggelar KICK Charity bertajuk “Main Bareng, Berbagi Bersama” di Lapangan Minisoccer Mulyoagung, Dau, Kabupaten Malang, Selasa (25/8). Kegiatan tersebut menjadi wadah solidaritas sekaligus penggalangan donasi untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan dikemas melalui pertandingan minisoccer yang mempertemukan peserta dari berbagai kalangan. Selain menjadi sarana menjaga kebugaran dan membangun kebersamaan, kegiatan tersebut mengubah aktivitas olahraga menjadi ruang kepedulian sosial. Inisiatif ini juga diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan kemanusiaan yang lebih luas dan berkelanjutan.
Peserta kegiatan dikenakan iuran yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelaksanaan, seperti sewa lapangan dan fotografer. Sebagian dana yang terkumpul kemudian didonasikan untuk membantu korban gempa di NTT.
Baca juga: UMM Dukung Pembangunan Pabrik Infus Muhammadiyah, Perkuat Kemandirian Industri Kesehatan
Alvin Kader dari PCPM Lowokwaru mengatakan, kegiatan tersebut berangkat dari kesadaran bahwa persoalan kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, solidaritas tidak cukup diwujudkan melalui rasa prihatin, tetapi perlu diterjemahkan dalam tindakan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak bencana.
“Masalah kemanusiaan ini menjadi masalah kita bersama. Bismillah, ini akan menjadi trigger untuk kita semua,” ujar Alvin.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai ke-Muhammadiyahan yang menempatkan kepedulian terhadap sesama sebagai bagian penting dari gerakan dakwah. Melalui kegiatan KICK Charity, PCPM Lowokwaru berupaya menghadirkan dakwah yang tidak hanya disampaikan melalui aktivitas keagamaan, tetapi juga diwujudkan dalam aksi sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Nilai ta’awun atau saling menolong menjadi salah satu pesan utama yang tercermin dalam kegiatan tersebut. Peserta tidak hanya datang untuk bermain dan berkompetisi, tetapi juga mengambil bagian dalam upaya membantu masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana. Semangat kebersamaan ini menunjukkan bahwa ruang olahraga dapat menjadi sarana membangun kepedulian dan memperkuat solidaritas sosial.
Kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat amar makruf melalui ajakan untuk melakukan kebaikan secara kolektif. PCPM Lowokwaru membuka ruang bagi pemuda dan masyarakat untuk berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing. Dengan demikian, kepedulian terhadap korban bencana tidak berhenti pada simpati, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama.
Dalam konteks gerakan Muhammadiyah, keterlibatan Lazismu juga memperkuat dimensi filantropi dalam kegiatan tersebut. Penggalangan dana menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Dokumen kegiatan menegaskan bahwa dana yang dihimpun diarahkan untuk membantu masyarakat NTT serta diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan sosial yang berkelanjutan.
Penulis: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.