Langsung ke konten
Kamis, 20 Agustus 2026
Headline KAI Daop 7 Madiun Tambah Kapasitas Rangkaian, Akomodir Lonjakan Penumpang Libur Panjang HUT ke-81 RI
Daerah

LSP P-1 UIN Malang Gelar Uji Kompetensi Serentak, Enam Skema Disiapkan untuk Perkuat Daya Saing Lulusan

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P-1 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali memperkuat komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi teruji. Hal itu diwujudkan melalui pelaksanaan uji kompetensi secara serentak pada enam skema di sejumlah Tempat Uji Kompetensi (TUK) UIN Malang.

Salah satu pelaksanaan berlangsung di TUK Laboratorium Database Program Studi Teknik Informatika Fakultas Sains dan Teknologi melalui Skema Asisten Uji Perangkat Lunak. Sementara lima skema lainnya dilaksanakan di gedung berbeda sesuai bidang kompetensi masing-masing.

Pelaksanaan tersebut dikoordinasikan Manajer Sertifikasi LSP P-1 UIN Malang, Dien Nur Chotimah, M.Pd., bersama tim asesor dan pengelola sertifikasi. Sejumlah pengelola sertifikasi lainnya turut mendukung pelaksanaan, di antaranya Apt. Hj. Alifia Putri Febriyanti, S.Farm., M.Farm.Klin., dan Rayno Dwi Adityo, S.H., M.H.

Usai membuka PBAK 2026, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, M.Si., turut meninjau langsung proses uji kompetensi di TUK Laboratorium Database Program Studi Teknik Informatika.

Dalam kunjungan tersebut, Rektor didampingi Direktur LSP P-1 Dr. Ahmad Ghozi, M.A., Ketua LPM Prof. Dr. Sri Harini, M.Si., Kepala Biro AAKK Ita Hidayatussolihah, S.Ag., M.M., Wakil Rektor Prof. Triyo Supriyatno dan Dr. Zainal Habib, serta sejumlah dekan di lingkungan UIN Malang.

Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan perhatian pimpinan universitas terhadap penguatan kompetensi mahasiswa sebagai bagian dari persiapan mereka memasuki dunia profesional.

Prof. Ilfi mengatakan, uji kompetensi menjadi salah satu upaya strategis UIN Malang untuk memastikan lulusan tidak hanya memiliki capaian akademik, tetapi juga kompetensi yang dapat dibuktikan secara profesional.

“Uji kompetensi ini merupakan upaya UIN Malang dalam menyiapkan lulusan yang benar-benar kompeten dan siap terjun ke dunia kerja,” ujar Prof. Ilfi.

Ia menambahkan, sertifikat kompetensi yang diperoleh melalui proses sertifikasi sesuai ketentuan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menjadi nilai tambah bagi lulusan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya membawa ijazah sebagai bukti penyelesaian pendidikan, tetapi juga memiliki bukti kompetensi yang dapat memperkuat kesiapan profesional.

Pelaksanaan asesmen di sejumlah TUK juga melibatkan asesor dari kalangan dosen. Salah satunya Dr. M. Yunus, Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), yang turut menjalankan proses asesmen bersama para asesor lainnya.

Adapun enam skema yang diujikan LSP P-1 UIN Malang meliputi Penyedia Barang dan Jasa/Syariah, Supervisor Rekrutmen dan Seleksi/Psikologi, Kewirausahaan Industri/Ekonomi, Asisten Uji Perangkat Lunak/Saintek, Pelatihan Kerja/FITK, serta Penerjemah Teks Umum/Humaniora.

Keberagaman skema tersebut menunjukkan upaya LSP P-1 UIN Malang memperluas cakupan sertifikasi sesuai karakteristik keilmuan yang berkembang di lingkungan universitas.

Direktur LSP P-1 UIN Malang, Dr. Ahmad Ghozi, menilai pelaksanaan sertifikasi lintas bidang menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan antara pendidikan akademik dengan kebutuhan dunia kerja.

Menurutnya, sertifikasi tidak semata-mata menjadi pelengkap ijazah. Lebih dari itu, sertifikasi menjadi jembatan yang menghubungkan kompetensi akademik mahasiswa dengan standar profesional yang dibutuhkan di lapangan.

“Dengan pengembangan skema yang semakin beragam, kami ingin memastikan mahasiswa memiliki kesempatan untuk memperoleh pengakuan atas kompetensi yang mereka miliki,” demikian substansi yang ditekankan dalam pelaksanaan sertifikasi tersebut.

Penguatan sertifikasi kompetensi ini menjadi bagian dari upaya UIN Malang membangun profil lulusan yang lebih utuh. Keunggulan akademik dipadukan dengan kompetensi profesional sehingga lulusan memiliki bekal yang lebih kuat ketika memasuki dunia kerja.

Melalui LSP P-1, UIN Malang terus mendorong agar proses pendidikan tidak berhenti pada pencapaian ijazah, tetapi berlanjut pada pengakuan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan profesi. Langkah tersebut sekaligus mempertegas orientasi kampus dalam melahirkan lulusan yang kompeten, profesional, dan memiliki daya saing.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.