LUMAJANG | JATIMSATUNEWS.COM: Memperingati Hari Pramuka, sebanyak 700 siswa Sekolah Dasar (SD) dan 40 dewan guru pembina se-Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, menggelar Jambore Ranting Gerbang Adidaya VII. Acara ini berlangsung meriah di Bumi Perkemahan Wisata Kopi Jatian Kenongo (KJK) pada 18-20 Agustus 2026.
Pembukaan jambore sukses memukau dewan guru dan masyarakat lewat penampilan Tari Remo khas Jawa Timur. Menariknya, tarian ini diiringi live oleh alunan gamelan tradisional yang dimainkan langsung dari bakat ketrampilan para siswa.
Siti Aisyah, Guru SD 01 Gucialit, mengaku bangga atas penampilan memukau anak didiknya. “Ini buah dari ketelatenan selama di sekolah. Kami sangat bangga sekolah kami dipercaya mendukung pembukaan acara dengan menampilkan karya seni secara langsung,” tuturnya, Selasa (18/8/2026).
Ketua Panitia Jambore, Samsul Arifin, S.Pd., menjelaskan bahwa agenda dua tahunan ini menjadi ajang unjuk prestasi lewat berbagai perlombaan seperti yel-yel Pramuka, jelajah medan, dan sandi morse.”Harapan kami, kegiatan ke depan bisa lebih meriah dan mampu mengangkat potensi tempat wisata di Gucialit agar lebih dikenal di tingkat kabupaten maupun nasional,” ujar Samsul.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala SD 03 Gucialit, Yasin. Menurutnya, jambore ini menjadi ruang efektif bagi siswa untuk mempraktikkan hasil ekstrakurikuler serta memupuk kreativitas dan jiwa kompetitif.
Dukungan Penuh Warga dan UMKM Desa Kenongo
Pemilihan Wisata KJK sebagai lokasi acara membawa berkah tersendiri bagi Desa Kenongo. Kepala Desa Kenongo, Slamet, menyatakan kebanggaannya karena wilayahnya dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan besar ini.Sebagai wujud dukungan, masyarakat desa secara sukarela bergotong royong menyediakan makanan dan minuman bagi seluruh peserta selama tiga hari.
“Kami sangat senang Desa Kenongo menjadi lokasi terbesar Jambore tahun ini. Kami juga melibatkan UMKM lokal yang telah diseleksi secara ketat untuk berjualan jajanan sehat demi memeriahkan suasana,” jelas Kades Slamet.
Kegiatan yang sarat edukasi dan hiburan ini ditutup dengan suasana penuh keakraban. Seluruh peserta bersorak dan berkumpul di tengah lapangan, saling mengenal, dan merayakan kebersamaan dalam semangat persaudaraan Pramuka. (ROEB_JSN)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.