SEPANG | JATIMSATUNEWS.COM: Pembalap Indonesia, Veda Pratama sukses membuat bangga banyak orang usai meraih podium dua di Moto3 Malaysia 2026, Minggu (1/11).
Selain membanggakan orang tuanya, masyarakat Indonesia juga bangga atas pencapaian tersebut.
Bahkan, ada momen Kepala Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama meneteskan air mata haru akibat hasil ini.
Baca juga: Veda Pratama P8 di Kualifikasi Moto3 Malaysia 2026, Hakim Danish Ukir Sejarah
Sorotan
Empat Momen Veda Pratama Bikin Bangga di Sepang
Bikin Bangga Honda

Balapan di Sirkuit Sepang, Malaysia pada Minggu (1/11) siang waktu setempat, Veda Ega Pratama mengawali balap dari posisi kedelapan.
Ia kemudian merangsek ke posisi kelima, dan menjadi pembalap Honda terdepan. Ya, pada momen inilah, Veda Pratama membuat bangga Honda.
Sebab, Veda mampu menjadi penunggang motor NSF250RW terdepan dan sedang memburu empat pembalap bermotor KTM.
Pembalap asal Gunungkidul ini di depan Adrian Fernandez dan Eddie O’Shea yang pada akhirnya finis ketujuh dan ke-10.
Tak puas mengekor di belakang empat pembalap KTM, Veda kemudian memberi persaingan sengit yang akhirnya membuat dirinya finis kedua.
Ia pun hanya kalah dari Maximo Quiles yang mengendarai KTM RC250GP. Sedangkan, Alvaro Carpe, Hakim Danish, dan David Almansa yang semula bertarung dengan Quiles finis di belakang Veda.
Baca juga: Veda Pratama Pole Position Moto3 Australia 2026, Deretan Sponsor Internasional Bangga
Bikin Bangga dan Haru Hiroshi Aoyama

Kebanggaan penuh haru dirasakan juara dunia 250cc grand prix 2009 selepas balapan.
Aoyama sempat tertangkap kamera SPOTV dan NV GP Racing yang terunggah di YouTube dan Instagram.
Keberhasilan Veda menyelinap di antara dominasi KTM di baris depan tentu menjadi pemandangan yang membanggakan sekaligus mengharukan.
Apalagi, Veda meraih podium dua dan podium keduanya sepanjang musim ini sebagai pembalap debutan.
Ya, podium dua di Sepang merupakan podium keduanya setelah meraih podium tiga di Brasil pada 22 Maret lalu.
Finis podium dua kali pada musim debut Veda di Moto3 ini melampaui torehan Ai Ogura dan Taiyo Furusato pada Moto3 2019 dan 2023.
Ai Ogura yang kini berkarier di MotoGP bersama Trackhouse Aprilia, hanya finis podium sekali saat debut pada 2019 dengan finis kedua di Aragon, Spanyol.
Taiyo Furusato yang kini di Moto2 bersama Honda Team Asia, juga hanya podium sekali saat debut pada 2023 dengan finis kedua di Buriram, Thailand.
Maka, pencapaian Veda sebagai pembalap debutan telah melampaui masa debut para seniornya tersebut.
Bikin Bangga Orang Tua dan Orang Terdekat

Keberhasilan Veda Pratama finis kedua, tentu membuat bangga kedua orang tuanya dan saudaranya yang turut hadir di Sepang. Ayah dan ibunya langsung memeluk erat Veda di parc ferme.
Sang ibu juga mengacungkan jempolnya dengan senyum semringah yang sangat menggambarkan rasa bangganya kepada sang buah hati.
Demikian pula dengan pelukan erat seniornya; Mario Aji, serta senyum semringah rekan dan kru tim balapnya yang bangga atas capaian Veda.
Baca juga: Veda Pratama Pole Position Moto3 Australia 2026, Catat 3 Fakta Menarik
Bikin Bangga Indonesia dan Asia Tenggara

Gambaran tentang momen Veda Pratama membanggakan bagi Indonesia dan Asia Tenggara ketika Veda mampu menyalip pembalap lain.
Terutama ketika Veda mampu menyalip pembalap Spanyol, seperti David Almansa dan Alvaro Carpe.
Aksi tersebut selalu menghadirkan riuh dari penonton di tribun Sepang dengan volume sama seperti ketika Hakim Danish mampu melakukan overtake.
Artinya, ketika Veda mempertontonkan aksi balapnya, juga mendapatkan reaksi serupa dengan ketika jagoan tuan rumah melakukannya.
Hanya saja, upaya Hakim Danish untuk finis podium dan menciptakan sejarah baru di grand prix yakni dua pembalap Asia Tenggara finis podium bersama untuk pertama kali, gagal.
Upaya menyalip dan menutup celah masuk (block pass) di tikungan 15 kepada Alvaro Carpe tidak berjalan mulus. Sebab, setelah ia menyalip Carpe, aksi lanjutannya yaitu block pass tidak bisa tereksekusi.
Jika ia masih memaksakannya akan bisa berpotensi jatuh (low side), seperti yang terjadi pada beberapa pembalap yang jatuh dan gagal finis di tikungan tersebut. Salah satunya Mario Aji di balap Moto2.
Karena itu, Hakim Danish akhirnya finis keempat dan gagal menemani Veda di atas podium.
Ini membuat perayaan podium publik Asia Tenggara hanya mengarah kepada Veda Pratama yang berhasil menggagalkan potensi sapu bersih podium dari pembalap Spanyol.
Ya, jika tidak ada penampilan impresif dari Veda dan Hakim Danish, maka tiga podium di Sepang akan menjadi milik tiga pembalap Spanyol; Quiles, Carpe, dan Almansa.
Ini akan seperti pengisi podium balap MotoGP Sepang 2026, yakni Marc Marquez, Pedro Acosta, dan Alex Marquez.
Baca juga: Hasil Moto3 Indonesia 2026: Veda Pratama Ukir Tiga Rekor
Rekap Hasil Moto3 Malaysia 2026 Zona Poin

- Maximo Quiles KTM
- Veda Pratama Honda
- Alvaro Carpe KTM
- Hakim Danish KTM
- David Almansa KTM
- Joel Esteban KTM
- Adrian Fernandez Honda
- David Munoz KTM
- Brian Uriarte KTM
- Eddie O’Shea Honda
- Ryusei Yamanaka KTM
- Guido Pini Honda
- Zen Mitani Honda
- Adrian Cruces KTM
- Valentin Perrone KTM.
Rekan Veda Pecah Telur
Khusus Zen Mitani, hasil finis ke-13 membuatnya meraih poin perdana musim ini dengan perolehan 3 poin.
Ini membuat rekan setim Veda menggusur Leo Rammerstorfer (2 poin) di klasemen debutan menjadi pengisi peringkat ketujuh dari delapan debutan.
Dengan demikian, semua pembalap debutan kini sudah meraih poin kejuaraan musim ini.
Jadwal Selanjutnya
GP Qatar Tetap Lanjut di Tengah Konflik Bersenjata Timur Tengah
Adapun jadwal grand prix selanjutnya akan bergulir pada 6–8 November 2026 di Lusail, Qatar.
Ya, meski kawasan Timur Tengah sedang terjadi konflik bersenjata antara AS-Israel dengan Iran hingga Houthi Yaman dengan Arab Saudi, jadwal balap di Qatar masih akan digelar.
Sehingga, rombongan MotoGP, Moto2, dan Moto3 segera berangkat ke Doha usai balapan di Sepang.
Hanya Yamaha yang secara resmi menarik diri dari gelaran balap di Qatar tersebut seperti yang terpublikasi pada laman resminya.
Sedangkan, Honda memilih tetap ikut ke Qatar, sehingga hal sama juga akan dilakukan Honda Team Asia.
Dengan estimasi keamanannya terjamin, maka menarik ditunggu bagaimana performa Veda Pratama di Moto3 Qatar 2026 mendatang.***
Author: YAN


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.