Langsung ke konten
Sabtu, 31 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Internasional

Mahasiswa UMM Rasakan Atmosfer Akademik Internasional Lewat Student Mobility di UniSZA Malaysia

MALAYSIA | JATIMSATUNEW.COM: Memperoleh kesempatan menimba ilmu di luar negeri tentu menjadi pengalaman berharga yang mampu memperluas cara pandang terhadap

Potret delegasi 10 mahasiswa UMM di depan gedung Fakultas Hukum dan Hubungan Internasional UniSZA.

Potret delegasi 10 mahasiswa UMM di depan gedung Fakultas Hukum dan Hubungan Internasional UniSZA. (Foto: Humas UMM)

MALAYSIA | JATIMSATUNEW.COM: Memperoleh kesempatan menimba ilmu di luar negeri tentu menjadi pengalaman berharga yang mampu memperluas cara pandang terhadap budaya serta sistem pendidikan global. Hal tersebut dirasakan langsung oleh sekelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tengah mengikuti program student mobility di Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Terengganu, Malaysia.

Dalam program mobilitas internasional ini, UMM mendelegasikan 10 mahasiswa pilihan dari berbagai fakultas angkatan 2024. Dari Fakultas Hukum (FH) diwakili oleh Abid Fakhri Immaduddin, Achmad Abidarin Arief, Ken Istifham Ramadhan, Astri Cantikasari Hartono, dan Raya Cikal Larasati. Sedangkan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) terdiri dari Palmeda Hersa Putra Abhista, Fachri Faruq Firdian, Maulana Fareid, Safra Zarwandah, dan Cut Faiza Dzikrillah.

Adaptasi Budaya dan Pengalaman Kuliah Lintas Negara

Suasana diskusi dan kebersamaan mahasiswa UMM saat mengikuti rangkaian kegiatan akademik di UniSZA Malaysia.
Suasana diskusi dan kebersamaan mahasiswa UMM saat mengikuti rangkaian kegiatan akademik di UniSZA Malaysia. (Foto: Humas UMM)

Salah satu mahasiswa peserta program, Abid Fakhri Immaduddin, menceritakan bahwa ia bersama rekan-rekannya menjalani perkuliahan di UniSZA selama satu semester penuh pada semester lima, terhitung sejak September 2026 hingga Februari 2027 mendatang. Nantinya, seluruh mata kuliah yang ditempuh di kampus mitra tersebut akan dikonversikan ke dalam Satuan Kredit Semester (SKS) di UMM.

Baca juga: Fakultas Syariah UIN Malang Gelar ICLC 2026 Bersama Tiga Universitas Luar Negeri, Perkuat Internasionalisasi Pembelajaran

Baca juga: FSTeM UB Perkuat Kolaborasi Riset Internasional, Hadirkan Pakar Dunia di BASIC 2026

Bagi Abid, kesempatan ini tidak sekadar mengejar aspek akademik, melainkan wadah adaptasi sosial yang mempertemukannya dengan ragam adab serta etika khas lingkungan kampus luar negeri.

Iklan

“Saya tertarik mengikuti program ini karena ingin mendapatkan pengalaman belajar di lingkungan internasional, khususnya di negara yang memiliki persamaan sekaligus perbedaan dengan Indonesia, baik dari segi budaya maupun sistem hukumnya,” ungkap Abid.

Ia menuturkan bahwa dinamika perkuliahan di UniSZA memberikan warna tersendiri, mulai dari pola interaksi kelas yang memadukan sistem daring dan luring hingga kebiasaan akademik yang unik. Meski kedekatan rumpun bahasa dan budaya antara Indonesia dan Malaysia terasa akrab, penyesuaian diri tetap diperlukan guna membangun keterbukaan berpikir.

“Dari situ, saya belajar untuk lebih terbuka, menghargai perbedaan, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru,” tambahnya.

Praktikkan Riset Hukum Komparatif Bandingkan Sistem Dua Negara

Tidak hanya berfokus pada aktivitas perkuliahan reguler, momen berharga di negeri jiran ini turut dimanfaatkan Abid untuk mengimplementasikan ilmu yang telah didapat di kampus asal. Sebelumnya, ia dan rekan-rekannya telah mendalami mata kuliah Metode Penelitian Hukum (MPH) di UMM. Bekal teori tersebut kemudian dipraktikkan langsung di Malaysia melalui tugas riset komparatif yang membandingkan sistem hukum antara Indonesia dan Malaysia.

Menurutnya, pengalaman belajar lintas negara membuktikan bahwa esensi pendidikan tinggi melampaui batas ruang kelas semata, melainkan bagaimana mahasiswa mampu mengasah kepekaan analitis terhadap realitas global.

“Program seperti ini bukan hanya tentang belajar di universitas lain, tetapi juga tentang bagaimana kita beradaptasi, memahami perbedaan, dan melihat suatu persoalan dari perspektif yang lebih luas,” pungkasnya. (Ans)

Caption Gambar:
Gambar 1 (IMG-20261031-WA0029.jpg): Suasana diskusi dan kebersamaan mahasiswa UMM saat mengikuti rangkaian kegiatan akademik di UniSZA Malaysia.
Gambar 2 (IMG-20261031-WA0028.jpg):

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.