MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Perayaan Milad ke-17 Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berlangsung semarak melalui lantunan salawat bersama Majelis Maulid wa Ta’lim Ar-Ridwan, Senin (26/10/2026) malam. Ribuan jamaah memadati Lapangan Utama Kampus I untuk mengikuti majelis salawat dan pengajian umum yang menghadirkan Habib Jamal Toha Baagil dari Kota Batu.
Mengusung semangat menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB atau bakda Isya tersebut menjadi momentum refleksi perjalanan organisasi sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual di lingkungan kampus.
Suasana akademik PBA turut mewarnai pembukaan acara. Perwakilan panitia pelaksana, Chusnur Ridho, menyampaikan sambutan menggunakan bahasa Arab secara fasih di hadapan ribuan jamaah. Ia menegaskan, perayaan Milad melalui majelis salawat merupakan ikhtiar bersama untuk menumbuhkan dan memperdalam kecintaan kepada Rasulullah SAW, baik di kalangan mahasiswa maupun masyarakat.
Ketua Program Studi PBA, Dr. Ahmad Mubaligh, menyampaikan apresiasi atas perjalanan HMPS PBA yang telah memasuki usia ke-17. Ia berharap organisasi mahasiswa tersebut terus berkembang menjadi wadah pembelajaran berorganisasi yang inklusif sekaligus mendorong mahasiswa untuk meningkatkan prestasi.
Iklan
Ahmad Mubaligh juga mengapresiasi kehadiran Majelis Ar-Ridwan yang turut menyemarakkan syiar Islam di lingkungan UIN Malang. Ia berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan dan memperkuat tradisi keagamaan di kalangan sivitas akademika.
Sementara itu, Khodim Majelis Ar-Ridwan, Habib Jamal Toha Baagil, menyampaikan ucapan selamat Milad sekaligus doa agar HMPS PBA semakin sukses dan memberikan kemanfaatan yang lebih luas.
Dalam pesannya, Habib Jamal menekankan pentingnya penguasaan bahasa Arab sebagai kunci memahami sumber-sumber utama ajaran Islam. Ia mengajak mahasiswa PBA untuk mempelajari bahasa Arab secara sungguh-sungguh agar kelak mampu mentransformasikan ilmu tersebut kepada masyarakat.
Menurutnya, bahasa Arab memiliki kedudukan penting dalam kehidupan beragama. Pesan tersebut juga mengingatkan pada nasihat Khalifah Umar bin Khattab tentang pentingnya mempelajari bahasa Arab.
Puncak seremoni Milad ditandai dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Habib Jamal Toha Baagil bersama Ketua Prodi PBA, Dr. Ahmad Mubaligh, dan perwakilan mahasiswa. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan salawat bersama Majelis Ar-Ridwan dan pengajian umum hingga akhir kegiatan.
Iklan
Melalui momentum Milad ke-17 ini, HMPS PBA tidak hanya merayakan perjalanan organisasinya, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk mengembangkan tradisi keilmuan bahasa Arab yang berpadu dengan penguatan spiritualitas dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.