MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Kiprah Nahdlatul Ulama (NU) dalam membina keluarga Muslim minoritas di Jepang kini terdokumentasi dalam sebuah buku berjudul Menebar Cahaya Islam di Negeri Sakura: Kiprah PCI NU Jepang dalam Membina Diaspora Keluarga Muslim Minoritas. Buku yang terbit pada Oktober 2026 ini ditulis oleh tiga dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bersama seorang dosen Fakultas Humaniora.
Ketiga dosen FTIK tersebut adalah Prof. Dr. H. Samsul Ulum, MA, Angga Teguh Prastyo, M.Pd., dan Abu Bakar, M.Pd.I. Mereka berkolaborasi dengan Dr. H. Achmad Diny Hidayatullah, M.Pd., dosen Fakultas Humaniora, serta Ketua Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Jepang, Ahmad Gazali, Ph.D. Buku ini diterbitkan Ediide Infografika dengan ISBN 978-634-7866-03-5.
Buku tersebut lahir dari rangkaian kegiatan riset dan pengabdian kepada masyarakat di Jepang pada 2024 dan 2026. Lebih dari sekadar catatan perjalanan akademik, karya ini merekam dinamika kehidupan keluarga Muslim diaspora dalam mempertahankan identitas keislaman, nilai-nilai agama, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat dengan latar budaya berbeda.
Baca juga: Jepang Kerahkan Tiga Helikopter untuk Bantu Indonesia Tangani Karhutla di Kalimantan
Salah satu persoalan yang diangkat adalah tantangan kehidupan Muslim sebagai kelompok minoritas, termasuk potensi Islamofobia yang dapat termanifestasi dalam diskriminasi maupun tekanan di lingkungan kerja. Dalam konteks tersebut, keberadaan PCI NU Jepang dan Pesantren NU At-Taqwa menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan ruang pembinaan keagamaan, memperkuat solidaritas komunitas, serta menjaga ketahanan keluarga Muslim diaspora.
Selama perjalanan ke Osaka, Toyohashi, Tokyo, dan Koga, para penulis menelusuri kiprah organisasi, menggali pengalaman komunitas, sekaligus merekam berbagai dinamika kehidupan Muslim yang belum banyak terdokumentasikan dalam publikasi akademik. Semangat pengurus dan anggota PCI NU Jepang dalam mendampingi keluarga Muslim menjadi salah satu inspirasi utama lahirnya buku ini.
Melalui pendekatan dokumentatif dan reflektif, buku ini memperlihatkan bahwa dakwah di tengah masyarakat minoritas tidak cukup hanya berorientasi pada penguatan ibadah. Lebih dari itu, dakwah juga membutuhkan pendampingan sosial, pendidikan keluarga, penguatan solidaritas, serta strategi menjaga keberlanjutan identitas keislaman generasi diaspora.
Publikasi ini diharapkan memperkaya khazanah literatur tentang kehidupan Muslim minoritas, khususnya peran organisasi keagamaan dalam membangun ketahanan keluarga di tengah masyarakat multikultural. Pengalaman PCI NU Jepang juga dapat menjadi referensi bagi akademisi, peneliti, dan penggerak organisasi keagamaan dalam mengembangkan model dakwah yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
Dengan demikian, Menebar Cahaya Islam di Negeri Sakura tidak hanya menjadi rekaman perjalanan riset dan pengabdian masyarakat, tetapi juga mata rantai pengetahuan yang menghubungkan kajian Islam di Jepang dengan perkembangan peradaban Islam di Asia Timur.
Sumber: ftik.uin-malang.ac.id



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.