MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Suara mesin pengaduk semen berpadu dengan semangat gotong royong mewarnai pengerjaan Jembatan Perintis Garuda. Babinsa Koramil 0833-02/Kedungkandang bersama warga bahu-membahu mempercepat proses pengecoran demi mewujudkan akses penghubung yang lebih baik bagi masyarakat, Selasa (27/10).
Kolaborasi Erat Wujudkan Akses Penghubung
Di tengah suasana pedesaan, para personel Babinsa dan warga tampak kompak bekerja bersama menyiapkan adukan semen, mengoperasikan mesin molen, serta mendukung proses pengecoran pada bagian konstruksi jembatan. Setiap pekerjaan dilakukan dengan penuh antusias, mencerminkan kebersamaan dan kepedulian tinggi terhadap kebutuhan infrastruktur di lingkungan mereka.
Komitmen TNI Perkuat Kemanunggalan dengan Rakyat
Danramil 0833-02/Kedungkandang Kapten Inf Kieswo menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus upaya memperkuat budaya gotong royong. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada fisik bangunan semata.
Baca juga: Warga dan Koramil Kedungkandang Gotong Royong Kebut Pembangunan Pondasi Jembatan Garuda di Malang
Baca juga: Jembatan Cemorokandang Mulai Dicor, Warga dan Koramil Gotong Royong Percepat Pembangunan
“Pembangunan jembatan ini bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan fisik, tetapi juga tentang membangun kebersamaan dan kepedulian. Kami ingin kehadiran Babinsa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui gotong royong, kami berharap pengerjaan dapat berjalan lancar dan jembatan ini nantinya memberikan manfaat bagi aktivitas warga,” ungkap Danramil.
Bagi warga setempat, pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan wujud harapan akan akses yang lebih mudah dan aman untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Tingginya partisipasi aktif masyarakat pun menjadi kunci utama dalam mempercepat penyelesaian pengerjaan tersebut.
Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana semangat saling membantu dan kekompakan mampu menyelesaikan berbagai pekerjaan secara bertahap.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.